Unduh Aplikasi

Perbatasan Mulai Diperketat, Masuk ke Aceh Harus Kantongi Dua Surat

Perbatasan Mulai Diperketat, Masuk ke Aceh Harus Kantongi Dua Surat
Perbatasan Aceh Tamiang-Sumatera Utara. Foto: For AJNN

ACEH TAMIANG - Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang akan memperketat pemeriksaan terhadap orang yang keluar masuk Aceh-Sumatera Utara di perbatasan Aceh Tamiang-Sumatera Utara mulai besok Kamis 13 Agustus 2020.

Hal tersebut dilakukan guna mencegah tidak meluasnya penyebaran virus corona ke Aceh, khususnya di Aceh Tamiang.

"Bagi orang yang melintas di perbatasan harus mengantongi dua surat keterangan yaitu surat kesehatan bebas dari virus corona dan surat keterangan perjalanan (tugas) dari kepala desa," kata Bupati Aceh Tamiang, Mursil, Selasa (11/8) usai memimpin rapat bersama dengan Forkompimda di kabupaten itu.

Bila tidak ada dua surat tersebut, kata Bupati, maka orang yang akan melintas diperbatasan akan disuruh putar balik. Itu merupakan Instruksi Gubernur Aceh.

Untuk memudahkan tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19, kata Bupati, di posko perbatasan telah dipasang alat pengecekan suhu tubuh canggih yaitu thermal scanner.

"Thermal scanner selain memudahkan petugas gugus mendeteksi suhu tubuh penumpang. Alat tersebut juga lebih cepat mendeteksi suhu tubuh secara automatis, penumpang cukup lewat dipintu yang telah dipasang alat tersebut lalu suhu tubuhnya terbaca dilayar digital," ujarnya.

Untuk kelancaran masyarakat keluar masuk Aceh-Sumut, bupati juga telah meminta kepada Kepala Dinas Perhubungan Aceh Tamiang guna menyurati para pelaku usaha mobil rental, travel dan bus yang ada di Aceh Tamiang supaya mengingatkan penumpang menggunakan masker.

"Bila penumpang tidak memakai masker, maka mobil penumpang juga akan disuruh putar balik," ungkapnya.

Komentar

Loading...