Unduh Aplikasi

Perbaiki Jalan Langkahan; Dinas Pinjamkan Alat Berat, Anggota Dewan Patungan Uang

Perbaiki Jalan Langkahan; Dinas Pinjamkan Alat Berat, Anggota Dewan Patungan Uang

ACEH UTARA - Warga Kecamatan Langkahan meminta pemerintah untuk segera memperbaiki jalan rusak di kecamatan tersebut dalam tahun ini. Jika tidak warga mengancam akan melakukan aksi blokir susulan, Sabtu, (20/1) kemarin. Anggota DPRK dari daerah pemilihan setempat pun ikut patungan kumpulkan dana untuk rehab jalan.

"Jalan akan segera dibuka dan  akan segera direhab (ditimbun) sementara dengan menggunakan alat berat Kompet dan Greder. Biayanya kita ambil dari sumbangan donatur saja" ujar Hamdani, Ketua Forum Keuchik Langkahan kepada AJNN.

Pihaknya mengaku sudah tidak sabar lagi, bahkan pada tahun  2017 lalu forum keuchik Langkahan sudah menempuh upaya sampai ke provinsi agar jalan induk Langkahan bisa diperbaiki tapi masih nihil.

"Ada kurang lebih 3000 meter jalan rusak berat. Apalagi jalan ini dipakai truk material dan pengangkut sawit. Selama ini warga sangat kesulitan untuk beraktivitas" ungkapnya.

Sementara itu, pihak Dinas Cipta Karya dan Pekerjaan Umum Aceh Utara hanya mampu meminjamkan alat berat untuk proses rehab jalan tersebut.

"Kita pahami anggaran Aceh Utara defisit. Kita sudah komunikasikan dengan dinas terkait. Dinas juga hanya mampu menyediakan pinjaman alat berat. Kita berharap Pemerintah Aceh bisa turun tangan menangani jalan rusak di Langkahan" sebut Camat Langkahan, M.Jamil saat diminta tanggapannya.

Mengatasi masalah tersebut, beberapa anggota DPRK yang mewakili daerah pemilihan (dapil) setempat sampai harus patungan untuk membiayai biaya rehab jalan.

"Para anggota dewan dari dapil disini juga bersedia menyumbang dana untuk rehab sementara. Dari tiga anggota dewan Sulaiman, Ismail Arahman dan Ismed Nur sudah terkumpul Rp 6 juta. Untul tambahan kita masih carikan solusi sama-sama. Yang penting jalan harus direhab dulu seadanya" kata Hamdani.

Atas kesepakatan bersama unsur muspika tersebut, blokir jalan yang melintasi Gampong Pante Gaki Bale dan Gampong Paya Tukai telah dibuka kembali sejak Pukul 15.40 WIB.

Sebagaimana dikabarkan sebelumnya, warga Kecamatan Langkahan mengamuk dan memblokir jalan hingga radius 3 kilometer dengan berbagai benda seperti batang pohon, balok kayu, kursi kayu, balai kayu, bebatuan dan berbagai benda lainnya sejak Pukul 01.00 WIB dinihari tadi.

Komentar

Loading...