Unduh Aplikasi

Peran jurnalis dalam mitigasi bencana, jangan justru bawa bencana

BANDA ACEH - Aceh merupakan daerah yang tergolong kawasan rawan gempa, masyarakat yang senantiasa hidup berdampingan dengan berbagai mara bahaya. Karena itu kesediaan informasi tentang kebencanaan mutlak dibutuhkan.

“Pers Aceh jangan sampai menjungkir balikkan keadaan, dari jurnalisme bencana menjadi bencana jurnalisme,” ujar Yarmen Dinamika, wartawan senior di Banda Aceh diskusi kebencanaan, Senin (13/10).

Peran yang harus diemban oleh jurnalis menyampaikan berita tentang ancaman bencana apa adanya ke pada masyarakat.

Dalam konteks Aceh, jurnalisme hendaknya selalu proaktif dalam membuat liputan-liputan yang dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang bencana dan upaya mitigasi bencana.

“Jurnalis memberikan dengan rasa hormat dan santun dalam memberitakan kepada korban bencana, dan jangan hanya berpikir mendapatkan berita eklusif , sensasional dan mengejar untung komersial belaka,” ujarnya.

Namun satu hal yang juga tak boleh dianggap remeh, dalam melakukan liputan bencana, jurnalis atau wartawan juga harus mengedepan kewaspadaan.

Acara yang bertema, penguatan peran serta masyarakat dan media massal dalam pengurangan risiko bencana itu turut di hadiri oleh mahasiswa, para siswa, wartawan, ormas dan akademisi. (01)

HENDRA KA
IKLAN HPI
Gemas-Dinas pendidikan aceh

Komentar

Loading...