Unduh Aplikasi

Peran Guru Tidak Boleh Terhalang oleh Pandemi Covid-19

Peran Guru Tidak Boleh Terhalang oleh Pandemi Covid-19
Ketua PGRI Aceh terpilih, Julianto. Foto: IST.

ACEH JAYA - Guru tetap dituntut berperan aktif dalam melaksanan tugas dan kewajibannya dalam mencerdaskan anak bangsa, meski itu di tengah pandemi Covid-19 yang mematikan.

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia  (PGRI) Aceh Jaya, Julianto menyebut pandemi Covid-19 tidak merubah peran seorang pendidik. Mereka harus selalu siap dan dituntut mampu melakukan perannya meski media untuk mendidik sudah beralih ke Information Technology (IT), untuk mencegah kerumunan dan klaster Covid-19 di ruang belajar mengajar.

"Di satu sisi, guru dituntut wajib untuk mampu mencerdaskan anak bangsa, namun di sisi lain mereka juga harus mampu mengajar tanpa harus tatap muka," ujar Julianto kepada AJNN, Jum'at (22/1/2021) di Calang. 

lebih lanjut Julianto menjelaskan bahwa, walaupun dengan berbagai kendala seperti belum semua guru terbiasa menggunakan media IT sebagai sumber belajar, namun mereka tetap berupaya semaksimal mungkin agar perannya seorang guru tidak terhalang meski harus menggunakan media IT.

"Sebaliknya, tidak semua orangtua siswa-siswi memiliki sarana android sehingga guru harus kembali berjuang mengantar dan menjemput tugas ke rumah-rumah siswa," ungkap Julianto yang baru saja terpilih sebagai ketua PGRI Periode 2021-2026 pada hari Kamis (21/1) kemarin.

Julianto juga menambahkan kalau selama ini guru juga harus menyesuaikan jam belajar siswa sesuai kurikulum pandemi, dengan banyak sekali keterbatasan. Namun mereka tetap seefektif mungkin untuk melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai seorang pendidik.

Kedepan pihaknya juga akan mengupayakan peningkatan kompetensi kesejahteraan guru untuk seluruh jenjang pendidikan dalam Kabupaten Aceh Jaya.

"Intinya sehebat apapun kemajuan teknologi tidak akan mampu mengantikan posisi guru untuk mencerdaskan anak bangsa," pungkas Julianto.

 



Komentar

Loading...