Unduh Aplikasi

Kasus Dana Aspirasi di Pidie, BPKP: Hasil Audit akan Segera Keluar

Kasus Dana Aspirasi di Pidie, BPKP: Hasil Audit akan Segera Keluar
Surat panggilan salah satu saksi dalam kasus dana aspirasi pembangunan Masjid Tgk Di Meureuhom Kandang, Kecamatan Sakti, Pidie
BANDA ACEH - Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembanguan (BPKP) Provinsi Aceh, Afrizi Hadi mengatakan, laporan hasil audit kasus tindak pidana korupsi pembangunan Masjid Tgk Dimeureuhom Kandang, Kecamatan Sakti, Kabupaten Pidie akan segera keluar.

Baca: Polres Pidie Usut Proyek Dana Aspirasi Mantan Anggota DPR Aceh

"Surat permintaan penghitungan kerugian keuangan negaranya sudah masuk, surat tugasnya sudah ada,” kata Afrizi kepada AJNN, Selasa (29/3).

Menurutnya, kasus tindak pidana korupsi yang bersumber dari dana aspirasi bekas anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) itu, sudah jelas permasalahnya. Sehingga memudahkan pihaknya untuk melakukan perhitungan kerugian keuangan negara.

Baca: Polres Pidie Didesak Usut Tuntas Kasus Dugaan Korupsi Dana Aspirasi Dewan

"Dana itu bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Aceh (APBA) tahun 2013 yang bersifat aspirasi dewan. Apalagi kami didukung dengan adanya keterangan ahli dari Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala Banda Aceh," jelasnya. "Jadi Insyaallah sebentar lagi akan terbit laporannya. Kitakan ada waktu penugasannya sekitar 30 hari sampai terbit laporan, insyaallah untuk kasus ini tidak ada masalah lagi."

Baca: Penyimpangan Dana Aspirasi di Pidie, Polisi Tunggu Hasil Pemeriksaan BPKP

Dalam menghitung laporan kerugian negara, Afrizi mengaku, pihaknya sangat berhati-hati, karena harus sesuai dengan bukti-bukti yang ada. Khusus untuk permasalahan ini, katanya, penyidikan sudah masuk ke dalam ranah hukum sepenuhnya. Bukti-buktinya diperoleh dari penyidik, dan auditor tidak bisa sembarangan mencari bukti sendiri.

"Itu harus ada izin dan bersamaan dengan penyidik, karena sudah masuk dalam ranah hukum sepenuhnya. Beda kalau posisinya masih dalam penyelidikan, dan kasus masjid ini sudah penyidikan. Kalau kurang kita kontak lagi penyidiki,” imbuhnya.

Komentar

Loading...