Unduh Aplikasi

Penyidik Kejari Medan Tahan JRP, Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOS

Penyidik Kejari Medan Tahan JRP, Tersangka Dugaan Korupsi Dana BOS
Tersangka JRP saat tiba di Rutan Kelas 1 Labuhan Deli. Foto: untuk AJNN.

MEDAN - Jaksa Penyidik pada Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan melakukan penahanan dan pemeriksaan terhadap tersangka JRP (53) dalam perkara dugaan Tindak Pidana Korupsi (TPK) penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Kepala Kejaksaaan Negeri (Kajari) Medan, Teuku Rahmatsyah dalam keterangan pers kepada AJNN, Senin (19/7/2021) mengatakan bahwa tersangka JRP yang merupakan mantan Kepala SMA Negeri 8 Medan tiba di Kejari Medan dan menjalani pemeriksaan sejak pukul 09.30 WIB dengan didampingi pengacaranya.

Teuku Rahmatsyah yang didampingi Kasie Pidsus, Agus Kelana Putra dan Kasie Intelijen, Bondan Subrata menjelaskan bahwa tersangka JRP dipanggil ke Kejari Medan pada hari ini dalam rangka menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam dugaan TPK lenyelewengan dana Tahun Anggaran (TA) 2017 dan 2018 pada SMA Negeri 8 Medan.

"Modus operandi penyelewengan dana BOS yang dilakukan oleh tersangka JRP yaitu merealisasikan pengeluaran dana BOS SMA Negeri 8 Medan tersebut, tanpa pertanggungjawaban yang sah," ujar Teuku Rahmatsyah.

Rahmatsyah juga menyebutkan bahwa berdasarka perhitungan oleh pihak Inspektorat Provinsi Sumatera Utara (Sumut), kerugian keuangan negaranya sekitar Rp1,4 Miliar.

Lebih lanjut Teuku Rahmatsyah mengatakan bahwa usai menjalani pemeriksaan, Jaksa Penyidik langsung melakukan penahanan terhadap tersangka JRP dan membawa yang bersangkutan untuk ditahan selama 20 hari kedepan mulai hari ini, tanggal 19 Juli 2021 sampai 7 Agustus 2021, di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I  Labuhan Deli dalam rangka penyidikan.

Komentar

Loading...