Unduh Aplikasi

Penyelundupan Telepon Genggam di Lapas Meulaboh Diduga Ada Peran Tamping

Penyelundupan Telepon Genggam di Lapas Meulaboh Diduga Ada Peran Tamping
Petugas saat menunjukan telepon seluler, charger dan wayer yang disita di dalam bilik lapas. Foto: AJNN/Darmansyah Muda

ACEH BARAT - Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Meulaboh, Said Syahrul menduga masuknya telepon genggam selama ini dibantu oleh Tahanan Pendamping (Tamping). Pasalnya selama ini pengawasan dan penjagaan di pintu masuk Lapas tersebut sangat ketat.

"Kalau kita lihat HP itu masuk dilempar dari balik tembok penjara. Dan kita duga ini ada permainan tamping yang selama ini kita beri tugas seperti tenaga kebersihan dan juga kantin. Kalau dari pintu masuk itu sudah tidak bisa lagi main-main, sebab sangat ketat, dan setiap tamu masuk kita periksa," kata Kalapas Kelas II B Meulaboh, Said Syahrul, Selasa, (6/4) malam sekira pukul 21.00 WIB.

Kata Said Syahrul, pola yang dimainkan dalam penyusupan telepon genggam itu sudah barang pasti adanya pesanan dari Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) atau narapidana kepada tamping saat barang itu hendak diseludupkan ke dalam lapas.

"Sebelum dilempar dari balik tembok, barang elektronik itu tentunya dikemas dengan rapi dan aman setelah itu baru dilemparkan. Jadi setelah itu napi pesan pada tamping akan ada barang yang diseludupkan. Nah nantinya tamping yang saat itu bertugas mengambil dan memberikan kepada pemilik," ujarnya.

Baca: Razia di Lapas Kelas II B Meulaboh, Petugas Sita Belasan Telepon Genggam

Menurutnya pola penyelundupan telepon genggam itu tidak ubahnya dengan cara penyeludupan narkotika dan obat-obatan terlarang (Narkoba) yang dilakukan dari balik tembok penjara, seperti yang pernah ditemukan pihak Lapas setempat belum lama ini.

Atas kondisi ini, kata Said, keberadaan tamping di lapas sudah saatnya ditiadakan, pasalnya selama masih adanya tamping, sulit bagi lapas menertibkan masuknya barang-barang terlarang ke lapas.

"Makanya saya mulai tiadakan tamping. Bahkan ada yang sudah saya cabut SK nya. Itu selama ini kita ada 30 orang tamping yang kita cabut," ungkapnya.

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...