Unduh Aplikasi

Penyelidikan Dugaan Korupsi Jalan Muara Situlen-Gelombang Terus Berlanjut

Penyelidikan Dugaan Korupsi Jalan Muara Situlen-Gelombang Terus Berlanjut
Kasipenkum Kejati Aceh Munawal Hadi

BANDA ACEH - Proses kasus dugaan korupsi  jalan Gelombang-Muara Situlen, senilai Rp11,6 miliar masih berlanjut. Sembilan orang telah dimintai keterangan.

"Tim Pidana Khusus Kejati Aceh saat ini masih terus mengumpulkan keterangan dan barang bukti. Sejumlah pihak terkait pekerjaan proyek tersebut sudah dipanggil," kata Kasipenkum Kejati Aceh, Jumat (7/8).

Hingga saat ini, kata Munawal sudah sembilan orang yang dimintai keterangan. Mereka diantaranya kuasa pengguna anggaran (KPA), pejabat pembuat teknis kegiatan (PPTK), PHO atau penerimaan pekerjaan, serta rekanan.

Baca: Terkait Kasus Jalan Muara Situlen-Gelombang, Jaksa Sudah Panggil Sembilan Orang

"Kemungkinan ada pemanggilan tambahan untuk dimintai keterangannya. Berapa orang lagi dan kapan saya belum tahu. Nanti tim dari pidsus yang menentukan," ucapnya.

Munawal menyebutkan jika dalam penyelidikan ditemukan bukti kuat, maka akan ditingkatkan ke tahap penyidikan.

"Jika ditemukan bukti kuat ada indikasi korupsinya, maka akan ditetapkan tersangka setelah perkaranya ditingkatkan ke penyidikan," sebut Munawal.

Pembangunan jalan muara Situleng - Gelombang tahun 2018 mencapai Rp11,6 miliar tersebut bersumber dari dari dana Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) pada Dinas PUPR Aceh.

Sebelumnya, koordinator GeRAK Aceh, Askhalani juga mendorong Kejati Aceh dapat secepatnya menuntaskan kasus pembangunan Muara Situlen-Gelombang agar ada kepastian hukum bagi para pelaku terduga korupsi.

Komentar

Loading...