Unduh Aplikasi

PEMBATALAN PEMENANG LOMBA TARI FL2SN

Penyebab SD Negeri 2 Meulaboh Dibatalkan sebagai Pemenang

Penyebab SD Negeri 2 Meulaboh Dibatalkan sebagai Pemenang
Fahratul (Tengah) bersama rekannya, penari peucicap aneuk. Foto: Ist

ACEH BARAT - Pelatih tari SD Negeri 24 Meulaboh, Susan Handayani membenarkan ada mendatangi Sekolah Dasar (SD) Negeri 2 Meulaboh, pada Senin (5/8). Susan mengaku kedatangannya untuk meminta agar guru sekolah tersebut meredam sikap dari wali murid agar tidak lagi membesarkan masalah pembatalan SD Negeri 2 Meulaboh sebagai juara dalam event Festival Dan Lomba Seni Siswa Nasional (FL2SN).

Susan mengaku kedatanganya itu merupakan inisiatif sendiri setelah mendapatkan informasi kalau Dinas Pendidikan Aceh Barat akan melaporkan wali murid ke pihak kepolisian.

"Disini kenapa saya jumpai Melda (guru SD 2 Meulaboh), karena dia pelatih nari tersebut. Disini saya dengar informasi bahwa dinas akan membuat laporan ke polisi dengan pencemaran nama baik," kata Susan.

"Atas dasar itu kemudian saya mengajak guru SD Negeri 2 untuk menjumpai dinas pendidikan, dan saya yang akan memediasi pertemuan itu, sehingga tidak lagi ada masalah terkait pembatalan juara itu," ujarnya.

Alasan dirinya menjumpa Melda, karena Melda yang berperan sebagai guru tari sehingga dapat membicarakan permasalahan itu kepada wali murid. Susan juga menjelaskan apabila wali murid dan guru SD itu kurang puas dengan hasil keputusan yang diambil dinas, harusnya wali murid dan pihak sekolah mendatangi dinas dan melakukan konfirmasi terkait persoalan itu.

Baca: Dinas Pendidikan Aceh Barat Dikabarkan Bakal Polisikan Wali Murid

"Kalau mereka (wali murid) kurang puas kenapa tidak langsung laporkan ke dinas," kata dia.

Susan mengaku dirinya lah yang mengajukan protes sehingga SD Negeri 2 Meulaboh dibatalkan sebagai pemenang. Bahkan, disdik juga telah memanggil SD Negeri 2 Meulaboh.

Ia protes karena ada beberapa syarat lomba yang dilanggar oleh SD Negeri 2 Meulaboh dalam tari yang ditampilkan tersebut, seperti tarian yang tidak layak ditarikan oleh siswa SD yang menggambarkan alur cerita wanita hamil dan melahirkan, terlebih ada suara erangan yang menurutnya tidak pantas diperagakan.

Kemudian, seni tari yabg ditampilkan oleh SD itu juga tidak orisini, atau bukan karya asli milik mereka, akan tetapi hasil plagiat dari milik orang lain.

"Tari itu merupakan milik salah satu SMA Langsa yang juga pernah menjadi juara satu saat lomba tari di Langsa. Nah tari ini yang kembali ditampilkan, ini jelas-jelas secara syarat dalam lomba FL2SN tidak dibenarkan secara SOP," ungkap Susan.

Komentar

Loading...