Unduh Aplikasi

Penyaluran Bantuan UMKM Bagi Penerima Beda Nama dan NIK Ditunda

Penyaluran Bantuan UMKM Bagi Penerima Beda Nama dan NIK Ditunda
Foto: Ist

ACEH TENGGARA  – Bank penyalur bantuan UMKM di Aceh Tenggara menyebutkan, perbedaan nama dan NIK penerima bantuan itu kesalahan Surat Keputusan (SK) yang keluarkan Kementerian Koperasi dan UKM pusat Kepada Bank BRI. 

Petugas Bansos BRI Kantor Cabang Kutacane, Tarmizi mengatakan, untuk  persoalan beda Nik dan nama tersebut terjadi pada SK penerima bantuan UMKM yang dikirimkan oleh  Kemenkop dan UKM pusat tahap III tahun.

Baca: Penerima Bantuan UMKM di Agara Kecewa, NIK dan Nama Tidak Sesuai

Selain itu, dikatakan Tarmizi, dari jumlah data penerima tersebut terdapat 450 data beda  Nik dan Nama (Baling) yang dihimpun dari pihak Bank BRI Kanca Kutacane dan Dinas Koperasi dan UMKM setempat, namun setelah diverifikasi oleh pihak Bank sebanyak  409 telah tercairkan dari data baling tersebut dengan cara  disesuaikan dengan nama dan nomer rekening serta alamat , dan memverifikasi dengan sistem By Name By Addres (BNBA). 

“Setelah terdeteksi, kita tidak lagi mencairkan bantuan dengan data beda Nik dan nama kepada penerima bantuan UMKM, terakhir pihak kami mencairkan bantuan tersebut dengan data seperti itu september 2020 lalu dan pada 6 November 2020 kita telah melaporkan secara tertulis kepada BRI pusat terkait permasalahan tersebut,” kata Tarmizi saat di komfirmasi AJNN di ruang tunggu tamu Kantor BRI Cabang Kutacane (8/2).

Disamping itu, Tarmizi juga ada 26.053 penerima bantuan UMKM dan sebanyak 24.063 diantaranya sudah  dari BRI kantor canbang kutacane per 2 Februari 2020, untuk proses pencairan untuk sementara berlaku sampai 18 Februari mendatang.

Kemudian ia juga menyampaikan terkait data baling  tidak dicairkan dulu, menunggu perbaikan data  kemudian bagi yang sudah cair. Namun bagi Nik yang terpakai dan terdaftar sebagai penerima sudah dikoordinasikan oleh pihak Bank Penyalur kepada Diskop dan UMKM setempat untuk diusulkan data perbaikan serta akan  diprioritaskan jika ada bantuan UMKM tahap selanjutnya di tahun 2021 ini.

Khairil Anwar ST, Kepala Bidang Penilai Kesehatan USP/KSP dan UKM Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Aceh Tenggara saat di konfirmas AJNN mengatakan, untuk proses pencairan bantuan UMKM, Dinas Koperasi tidak tahu menahu karena pihaknya hanya sebagai  lembaga pengusul, namun bila ada kesalahan data pada pengusulan seperti kesalahan maksimal dua angka dan huruf  pada Nik dan Nama penerima bantuan itu, pihaknya akan memberikan rekom untuk membenarkan hal tersebut.

“Kita hanya mengetahui  489 data beda Nik dan Nama, sudah kita usulkan untuk perbaikan dan sesuai dengan hasil rapat dengan pihak Bank penyalur untuk data rolling tersebut tidak dapat dicairkan serta kami juga tidak akan merekom jika ada kesalahan data seperti itu, namun untuk kesalahan data dua angka atau huruf pada Nik dan Nama penerima kita akan berikan rekom untuk pembenaran” kata Khairil Anwar. 

“Untuk 409 data beda Nik dan Nama yang sudah tercairkan pihak Diskop dan UMKM setempat tidak tidak tahu karena tidak ada laporan dari Pihak Bank Penyalur terkait permasalahan seperti itu hingga sekarang,” jelas Khairil Anwar pada (8/2) di ruang kerjanya.

RIKI

 

Pemkab Bener Meriah _Ramadhan

Komentar

Loading...