Unduh Aplikasi

Penumpang Pesawat di Bandara SIM Turun Hingga 20 Persen

Penumpang Pesawat di Bandara SIM Turun Hingga 20 Persen
Bandara SIM di Aceh Besar. Foto: kkpbandaaceh

BANDA ACEH - Penumpang pesawat dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Aceh Besar untuk penerbangan domestik (dalam negeri) turun hingga 20 persen sejak Januari 2019.

Executive General Manager PT Angkasa Pura II, Yos Suwagiyono mengatakan, penurunan penumpang yang mencapai angka 15 sampai 20 persen ini salah satunya disebabkan oleh harga tiket yang melambung tinggi pada beberapa bulan lalu.

Kemudian, kata Yos, disisi lain memang pada periode Januari-Maret setiap tahunnya selalu terjadi penurunan penumpang, hal itu juga disebabkan karena belum berjalannya Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), maupun belanja daerah, sehingga peredaran uang masih terbatas.

"Sebenarnya antara Januari-Maret setiap tahunnya memang selalu turun, tapi dengan peningkatan harga tiket ini menjadi lebih turun lagi," ungkap Yos Suwagiyono kepada wartawan usai mengikuti konferensi pers di kantor Disbudpar Aceh, Senin (25/2).

Yos menyebutkan, kebiasaannya ketika dalam kondisi stabil, penumpang per harinya bisa mencapai 3.500 orang, terhitung keberangkatan maupun kedatangan.

"Kalau sekarang turun menjadi 2.500 penumpang setiap harinya, pulang-pergi," sebutnya.

Selain itu, Yos juga menyampaikan bahwa kalau penerbangan dari Bandara SIM saat ini trafficnya memang banyak yang berangkat ke Malaysia. Hal tersebut karena maskapai Air Asia sudah terbang tiga kali dalam sehari, bahkan juga ada yang ke Penang setiap harinya.

"Dari tiga penerbangan itu, semuanya antara 21 sampai 40 persen, dan 60 persennya masih penerbangan domestik," tuturnya.

Tak hanya untuk tiket penumpang saja, lanjut Yos, pengiriman Cargo juga mengalami penurunan sampai 15 persen. Persoalan itu dipengaruhi karena kebijakan maskapai terhadap biaya cargo.

"Sangat berpengaruh, karena itu membebankan pelaku usaha di daerah," pungkas Yos Suwagiyono.

Kyriad Muraya Hotel Aceh

Komentar

Loading...