Unduh Aplikasi

Penuhi Panggilan Kejati Aceh, Darmili Diperiksa sebagai Tersangka

Penuhi Panggilan Kejati Aceh, Darmili Diperiksa sebagai Tersangka
Penyidik Kejati Aceh sedang melakukan penyitaan rumah mantan Bupati Simeulue, Darmili. Foto: AJNN.Net/Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Mantan Bupati Simeulue, Darmili memenuhi panggilan penyidik Kejaksaan Tinggi Aceh. Darmili diperiksa sebagai tersangka korupsi pada Perusahaan Daerah Kabupaten Simeulue (PDKS) tahun 2002-2012.

Darmili yang juga anggota DPRK Simeulue itu tiba di Kejati Aceh sekira pukul 10.00 WIB, didampingi kuasa hukumnya dari Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Senin (29/7).

Aspidsus Kejati Aceh, Rahmatsyah mengatakan Darmili datang setelah panggilan kedua dari penyidik. Sebelumnya tersangka sempat batal di periksa lantaran sedang bertugas di luar daerah.

"Ini panggilan kedua, sebelumya tidak hadir karena sedang bertugas di luar kota, sehingga penyidik menjadwalkan kembali. Darmili tiba di Kejati Aceh dalam keadaan sehat," kata Rahmadsyah.

Baca: Surat Izin Penahanan Darmili dari Gubernur Sudah Diterima Penyidik

Rahmadsyah juga menyebutkan penyidik akan segera merampungkan kasus tersebut agar segera dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Tipikor Banda Aceh.

"Kasus ini bisa segera rampung dan dapat segera di sidangkan," ujarnya.

Sebelum penyidik Kejati Aceh telah menerima surat ijin penahanan anggota DPRK Simeulue dari Gubernur Aceh.

"Surat izin penahanannya sudah diterima penyidik. Sesuai dengan Undang-undang Pemerintah Aceh (UUPA) pada pasal 29, setiap tindakan penyidikan terhadap anggota DPRK dilaksanakan serakah dikeluarkannya persetujuan tertulis dari gubernur Aceh atas nama Mendagri," ungkap Rahmadsyah.

Komentar

Loading...