Unduh Aplikasi

Pengurus Aceh Sepakat Audiensi dengan Kajati Sumut

Pengurus Aceh Sepakat Audiensi dengan Kajati Sumut
BANDA ACEH - Rombongan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aceh Sepakat dan Dewan Pimpinan Dewan Musapat (DM) Aceh Sepakat, hasil Musyawarah Luar Biasa III di Home Anaya Hotel menggelar audiensi dengan Kepala Kejaksaaan Tinggi Sumatera Utara H.M. Yusni, SH, MH, Senin (14/3).

Pertemuan tersebut diawali dengan shalat zuhur berjamaan di Masjid Al-Qiht Komplek Kantor Kejaksaan Tinggi Medan dan makan siang bersama di aula Kejati Sumatera Utara.

Ketua Dewan Musapat, Prof Dr. Bustami Syam menjelaskan muslub III Aceh Sepakat 2016, dilaksanakan berdasarkan pijakan juridis, Surat Keputusan Dewan Musapat Aceh Sepakat No. 001-A/DM/AS/III/2016 Tanggal 1 Maret 2016 tentang Pembentukan Panitia Musyawarah Luar Biasa (MUSLUB).

"Surat keputusannya itu didasari pada kewenangan Dewan Musapat Aceh Sepakat, yang termaktub dalam Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART) Aceh Sepakat, khususnya Pasal 11 ayat 2 (a), (b), (c), (d) Anggaran Dasar (AD) dan Pasal 19 ayat 1, 2 dan 3 Anggaran Rumah Tangga (ART) Aceh Sepakat," kata Prof Dr. Bustami Syam.

Berdasarkan surat keputusan tersebut, kata Bustami, Steering Committee (SC) dan Organizing Committee (OC), langsung mempersiapkan pelaksanaan muslub, yaitu Senin, (7/3) sekitar pukul 19.30 WIB.

"Menjelang pembukaan acara, datang sejumlah orang yang tidak di undang yang mencapai 200, kami tidak kenal orang-orang tersebut, dan bukan juga pengurus Aceh Sepakat," jelasnya.

Melihat suasana yang sangat menegangkan, ujarnya, kemudian Ketua Umum Dewan Musapat Aceh Sepakat, Prof. Dr. Ir. H. Bustami Syam, MSME, langsung mengambil alih forum dan menyatakan acara Pembukaan Musyawarah Luar Biasa (MUSLUB) III Aceh Sepakat di skor dan ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan.

"Keputusan itu terpaksa diambil karena melihat mengingat kegaduhan yang tak bisa dikendalikan. Pak ketua juga mempersilahkan orang-orang yang tidak dikenal tersebut untuk meninggalkan ruangan dengan tidak membuat kerusakan dan mengganggu stabilitas keamanan," ujarnya

Setelah acara ditutup, katanya, acara kemudian acara dialihkan ke Home Anaya Hotel. Peserta dalam Sidang Paripurna II dengan suara bulat 100 persenmeminta kepada pimpinan sidang setuju untuk memberhentikan dengan tidak hormat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aceh Sepakat masa bakti 2013-2018.

"Atas persetujuan peserta dengan suara bulat tersebut, pimpinan sidang memberhentikan dengan tidak hormat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Aceh Sepakat masa bakti 2013-2018 dibawah kepemimpinanH.M. Husni Mustafa, SE selaku Ketua Umum," tambahnya.

Sementara itu, Kajati Sumut, H. M. Yusni, SH, MH mengaku ayahnya dulu juga salah satu pengurus anak cabang Aceh Sepakat. Dirinya juga merasa prihatin atas kenyataan yang dialami oleh Aceh Sepakat sekarang

"Aceh Sepakat ini organisasi sosial kemasyarakatan, tapi kenapa sduah menjadi rebutan kepentingan oleh beberapa kalangan. Saya berharap permasalahan ini cepat selesai," katanya.

Komentar

Loading...