Unduh Aplikasi

Pengukuhan Karang Taruna Desa di Agara Dipertanyakan

Pengukuhan Karang Taruna Desa di Agara Dipertanyakan
Foto: Net

ACEH TENGGARA - Kegiatan pengukuhan kepanitiaan karang taruna desa yang dilakukan secara kolektif setiap kecematan Se-Kabupaten Aceh Tenggara, menjadi polemik pertanyaan kalangan masyarakat.

Ketua Karang Taruna Kabupaten Agara, Eka Prasetio Juanda Lubis, menggatakan sementara ini kegiatan pengukuhan panitia karang taruna tersebut sudah dilaksanakan secara kolektif, tetapi kegiatan itu dilaksanakan per kecamatan.

"Masih ada beberapa kecamatan yang belum dilaksanakan," kata Eka Prasetio Juanda Lubis, Senin (18/1).

Menurutnya, pengukuhan karang taruna desa sudah dilakukan pada tujuh kecamatan dari 16 kecamatan, pengukuhan itu secara kolektif setiap kecamatan, kegiatan tersebut sudah diawali sejak tahun 2019.

“Pada 2019 lalu sudah kami kukuhkan Karang Taruna Kecamatan Badar, untuk 2020 ada enam kecamatan yang sudah dikukuhkan diantaranya Lawe Sigala-gala, Semadam, Babul Rahmah, Lawe Alas, Leuser dan Bukit Tusam,” ungkapnya.

Kemudian sembilan kecamatan belum terlaksana terkendala administrasi seperti pom SK dan dana untuk penyelenggara yang belum diserahkan kepada pihak penyelenggara.

Eka juga menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan kebijakan organisasi, didukung kebijakan peraturan bupati (perbub) serta kebijakan permendes, kegiatan tersebut dituangakan secara kolektif yang berbadan hasil kerja sama antar desa.

Selain itu, Eka menyebutkan kegiatan tersebut sempat terhambat masalah pergub dan perbup tentang izin larangan yang menimbulkan keramain atau kerumunan pada masa pandemi Covid-19, sehingga tidak di publiskan.

“Kegiatan ini sempat terhambat, karena adanya pergub dan perbub yang dikeluarkan tentang larangan yang menimbulkan kerumunan, makanya kita tidak publiskan,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu Ketua Badan Permusyawarahan Kute (BPK) di kecamatan Lawe Sumur yang meminta namanya di rahasiakan kepada AJNN (17/1) mengatakan, pengukuhan panitia karang taruna di kecamatan tersebut belum dilaksanakan hingga dengan sampai saat ini, tetapi dana yang diperuntukkan untuk itu sudah disetorkan ke pihak penyelenggara.

"Sejauh ini pelaksana pengukuhan karang taruna desa belum dilaksanakan di Kecamatan Lawe Sumur," ungkapnya.

Untuk diketahui, anggaran untuk penyelenggara kegiatan tersebut dipergunakan dari Dana Desa Tahun 2020, sehingga ia curiga ada permainan yang diperankan oleh panitia.

“Kegiatan pengukuhan karang taruna desa adalah salah satu kegiatan skala prioritas daerah,” ujarnya.

|RIKI OKTA

Komentar

Loading...