Unduh Aplikasi

Pengkhianat Baru

Pengkhianat Baru
Ilustrasi: Frank Sonnenberg

TAK perlu mati-matian untuk membentuk Provinsi Aceh Leuser Antara. Provinsi ini juga bukan harga mati sehingga orang-orang di dalamnya rela mati-matian mewujudkannya. Sekali lagi, ini hanya urusan politik. Bukan seperti saat Aceh melawan Pemerintah Indonesia saat konflik atau saat Indonesia mencoba keluar dari cengkeraman penjajah Belanda atau negara-negara Eropa lain. 

Karena itu, semua pihak hendaknya tidak membangun narasi yang memprovokasi. Apalagi sampai mengajak orang lain mati-matian. Karena biasanya, dalam sebuah permainan, yang terlebih dahulu dikorbankan adalah pion. Untuk membangun ALA, tak seorang pun pantas menjadi pion dan ALA hendaknya tidak dijadikan sekadar permainan.

Saat berbicara soal kesejahteraan, hampir semua kawasan di pedalaman dan di pulau terluar, jauh dari kesan sejahtera. Tak usahkan di pedalaman tengah Aceh, bahkan di Pulo Aceh atau Pulo Breuh yang jaraknya tak terlalu jauh ketimbang Samarkilang di Bener Meriah, atau kawasan-kawasan lain di Aceh Tenggara, kemiskinan terlihat nyata. 

Yang menjadi permasalahan di pedalaman dan daerah terluar Aceh saat ini adalah praktik korupsi yang sangat parah. Hampir semua sektor dikorupsi. Pelakunya adalah raja-raja kecil yang menguasai daerah. Merekalah yang menentukan siapa makan apa. 

Pemekaran ALA hendaknya dibangun atas niat yang benar. Bukan sekadar syahwat politik apalagi emosi terhadap Pemerintah Aceh. Karena selama ini, banyak juga pejabat yang berasal dari daerah ALA duduk di pemerintahan. ALA juga memiliki wakil-wakil yang duduk di Dewan Perwakilan Rakyat. Bahkan kepala-kepala daerah di ALA juga warga setempat.

Mereka yang dianggap sebagai motor penggerak di ALA seharusnya paham bahwa yang diperlukan saat ini adalah membangun konsolidasi di kalangan sendiri dan membangun lobi ke tingkat nasional. Apapun cerita, tanpa konsolidasi dan izin dari Pemerintah Indonesia, ALA tak akan pernah terwujud. 

Yang harus didorong adalah terciptanya pemerintah baru yang bersih. Yang bekerja atas rasa keadilan. Dengan demikian, keinginan untuk menyejahterakan rakyat ALA itu benar-benar terwujud. Pemerintahan yang mampu menjamin keselamatan nyawa, harta dan martabat rakyatnya. Jangan malah isu pembentukan Provinsi ALA melahirkan pengkhianat-pengkhianat baru. 

Komentar

Loading...