Unduh Aplikasi

Pengiriman 1 Ton Ganja ke Medan Dikendalikan dari Lapas di Aceh Besar

MEDAN-Polisi terus mengembangkan penangkapan tiga kurir 1 ton lebih ganja ke Medan. Pengiriman narkotika itu ternyata diatur dari dalam lembaga pemasyarakatan di Aceh Besar, Aceh.

Informasi itu diperoleh polisi dari salah satu tersangka dalam kasus narkotika itu, Zulfan Syahputra (32), warga Jalan Mesjid Taufik, Gang Bali, Medan. Dia mengatakan, pengiriman ganja itu dikendalikan A, yang merupakan narapidana di Lapas Aceh Besar. Bukan hanya itu, seorang narapidana di Lapas Tanjung Gusta, Medan, juga diduga terlibat.

"Jadi tersangka Z ini kenal dengan A melalui rekannya berinisial J, yang merupakan narapidana di Lapas Tanjung Gusta. Si A yang memasok 1 ton ganja itu merupakan narapidana kasus ganja," kata Kanit Reskrim, Polsek Medan Timur, AKP Alexander Pilliang, Selasa (20/10).

Dalam pengiriman 1 ton ganja itu, Z berperan sebagai penunjuk jalan. "Dia mengaku dijanjikan A upah Rp 2 juta jika berhasil menunjukkan jalan," sambung Alexander.

Seperti diberitakan, satu ton ganja itu ditemukan dalam sebuah penyergapan di kawasan Bandar Baru, Deli Serdang, Sabtu (17/10) malam. Petugas Unit Reskrim Polsek Medan Timur membekuk tiga orang kurir dalam penangkapan ini. Ketiganya masing-masing Z (30), warga Jalan Mesjid Taufiq; Ti (28) dan Ta (31). Dua inisial terakhir adalah warga Blangkejeren, Aceh.

Petugas juga menyita sebuah mobil Toyota Avanza bernomor polisi BK 1532 IJ dan Mitsubishi Colt Diesel berpelat nomor BK 8538 CV, dipakai mengangkut ganja kering itu.

Satu ton ganja kering disita dikirim dari Aceh. Narkotika itu diangkut Colt Diesel melewati jalur Berastagi, Karo, sebelum akhirnya disergap saat dua kurir berhenti di Bandar Baru.

Penangkapan ini berawal dari transaksi ganja di kawasan Pasar X, Tembung, pada Jumat (16/10) malam. Petugas yang menyamar berpura-pura membeli 40 kilogram ganja.

Kurir narkotika itu, Z, kemudian ditangkap. Dari tangannya disita 40 kilogram ganja kering dan mobil Avanza.

Saat diinterogasi, Z mengakui 1 ton ganja akan masuk dari Aceh ke Medan melalui Berastagi. Informasi itu ditelusuri. Kendaraan pengangkut narkotika itu pun menjadi target.

Upaya petugas tak sia-sia. Mereka menemukan Colt Diesel yang dicurigai. Kendaraan itu tengah parkir di Rumah Makan Sehati di Bandar Baru, Sabtu (17/10) malam.

Petugas langsung melakukan penyergapan. Dua kurir, Ti dan Ta, tak bisa berkutik.

Setelah memeriksa kendaraan itu, mereka menemukan 1 ton ganja yang ditutupi buah kelapa pada bagian atas. Kendaraan bersama muatan dan kedua kurir kemudian dibawa ke Mapolsek Medan Timur.

MERDEKA

Komentar

Loading...