Unduh Aplikasi

Pengelolaan Anggaran Covid Desa Tidak Jelas, Warga Segel Kantor Desa Lhok Nagan Raya

Pengelolaan Anggaran Covid Desa Tidak Jelas, Warga Segel Kantor Desa Lhok Nagan Raya
Warga Desa Lhok Saat pertemuan dengan aparat desa

ACEH BARAT - Ratusan warga Desa Lhok, Kecamatan Kuala Pesisi Nagan Raya geram terhadap kepala desa setempat karena dinilai tak jelas mengelola anggaran Coronavirus Disease (Covid-19). Akibatnya warga Desa setempat melakukan aksi protes dengan cara menyegel kantor desa.

Adapun beberapa persoalan yang dinilai dalam pengelolaan anggaran Covid-19 itu diantaranya seperti pengadaan masker yang hingga kini tidak jelas, dan belum dibagikan.

Tuha Peut Desa Lhok, Adli, mengatakan selama ini memang memiliki banyak masalah dalam penanganan Covid-19 seperti tidak jelasnya pengadaan cairan disinfektan, baju hazmat serta tidak dilakukan penyemprotan.

“Itu warga menuntut pengelolaan dana desa yang tidak jelas termasuk dana covid, walaupun kata mereka jelas tapi bagi warga tidak jelas, masker tidak dibagi. Terus juga sosialisasi pun tidak ada,” kata Adli, kepada wartawan usai pertemuan dengan aparatur Desa, yang difasilitasi Muspika setempat, pada Jumat.

Tidak hanya itu, kata dia, persoalan lain yang selama ini dianggap tidak jelas menyangkut dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) yang juga tidak transparan.

“Memang BLT DD telah disalurkan sebesar 600 ribu rupiah, tapi hingga saat ini tidak jelas siapa penerimannya dan juga jumlah anggarannya,” ungkap dia.

Hingga saat ini, kata dia, meski sudah dilakukan pertemuan warga menolak laporan dari aparatur desa tersebut karena dinilai belum sesuai harapan warga.

Semetara itu Kepala Desa Lhok, Teuku Adnan mengatakan, mengatakan apa yang disampaikan warga tersebut tidak benar.

Menurutnya semua telah dilakukan, seperti pengadaan hazmat dengan jumlah tiga pasang, serta disinfektan dan juga alat penyemprotan.

“Kalau masker memang belum karena hingga saat ini sedang dalam pengadaan,” ungkapnya.

Komentar

Loading...