Unduh Aplikasi

Pengambilan Swab di Bener Meriah Alot, Petugas Harus Jemput Warga ke Rumah

Pengambilan Swab di Bener Meriah Alot, Petugas Harus Jemput Warga ke Rumah
Ilustrasi. Foto: Net

BENER MERIAH - Pengambilan Sswab untuk kerabat dan warga Kecamatan Permata yang sempat kontak langsung dengan pasien AR (13), di ruang skrining dan isolasi RSUD Muyang Kute, Rabu (20/5) berlangsung alot dan cukup melelahkan.

Pasalnya warga tersebut kurang kooperatif, sehingga petugas harus menjemput dan melakukan pendekatan persuasif terhadap warga yang enggan melakukan swab.

"Petugas kesehatan harus bekerja ekstra untuk membujuk dan melakukan pendekatan persuasif kepada warga yang akan dilakukan pengambilan swab," ungkap Wakil Jubir Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Bener, Wahidi.

Selain pengambilan swab ketiga untuk pasien positif Covid-19 berinisial AR, tim kesehatan RSUD Muyang Kute sudah melakukan pengambilan swab terhadap 22 orang warga Kecamatan Permata yang sempat kontak langsung dengan pasien positif Covid-19.

Selain itu, petugas juga mengambil swab satu warga Bukit, yang sebelumnya positif Covid-19 berdasarkan hasil rapid test. Warga berinisial BN (20), tersebut baru pulang dari kegiatan keagamaan dari Bangladesh.

Usai tiba di Medan, kemudian BN ke Bener Meriah melalui Lhokseumawe via jalur KKA. Dalam perjalanan menuju Bener Meriah, BN melewati Posko Gugus Tugas Covid-19 di Kampung Seni Antara (Kem) Kecamatan Permata. (sebelumnya disebutkan melalui Pos Pintu Rime Gayo).

Pemerintah Bener Meriah akan melakukan semua tahapan untuk melakukan pendekatan bagi warga yang enggan diambil swab. Mulai dari pendekatan persuasif, menyurati dan upaya paksa.

Saat ini menurut Wahidi, pihak Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Bener Meriah sudah sampai pada tahap menyurati. Dalam surat tersebut dicantumkan dasar hukum dan sanksi terhadap mereka yang tidak kooperatif.

Komentar

Loading...