Unduh Aplikasi

Pengamat: Waktu Untuk Pengisian Posisi Wagub Aceh Terbatas

Pengamat: Waktu Untuk Pengisian Posisi Wagub Aceh Terbatas
Pengamat Politik dan Keamanan, Aryos Nivada. Foto: IST

BANDA ACEH - Pengamat Politik dan Keamanan, Aryos Nivada mengatakan bahwa usai pelantikan Nova Iriansyah sebagai Gubernur Aceh pada  rapat Paripurna Istimewa DPRA pada Kamis 5 November 2020 lalu, maka sudah saatnya partai pengusung Irwandi - Nova mengusulkan calon Wakil Gubernur (Wagub) kepada Nova untuk selanjutnya dipilih dalam Rapat Paripurna DPRA.

Adapun parpol pengusung Irwandi Nova pada Pilkada 2017 lalu terdiri dari 5 Partai, yaitu PNA, Demokrat, PDA, PKB dan PDIP. Kelima parpol tersebut berdasarkan peraturan perundangan - perundangan berhak untuk mengusulkan calon untuk dipilih dalam Rapat Paripurna DPRA. 

Tapi Aryos mengingatkan kalau parpol tidak memiliki banyak waktu lagi, sebab lewat dari Desember 2020, Parpol pengusung tidak dapat lagi mengajukan calon Wagub.

“Apabila dilihat sisa waktu dari Desember 2020 hingga juni 2022, itu pas 18 bulan. Lewat dari Desember 2020 parpol tidak dapat mengusung wagub lagi sebab sudah melewati ketentuan peraturan perundangan," ujar Aryos kepada AJNN, Kamis (12/11/2020) di Banda Aceh.

Bila waktu itu terlewati ini berarti Nova tidak ada wakil hingga berakhirnya masa jabatan. Untuk itu pria yang juga merupakan dosen Fisip Unsyiah tersebut menyarankan parpol pengusung harus melakukan musyawarah bersama dalam hal pengusungan calon. 

"Jangan sampai saluran komunikasi terhambat karena akan mempengaruhi proses pengusulan calon kedepan," kata Aryos.

“Prediksi saya, akan terjadi tarik - menarik kepentingan dalam hal ini. Dinamika pengusulan calon oleh partai pengusung akan sangat terasa sekali. Terlebih tidak ada yang gratis dalam dunia politik," ujar Alumni UGM ini.

Pertimbangan kebutuhan kepentingan, sosok personal dan kenyamanan dari Gubernur Nova sendiri, menurut Aryos tentu menjadi pertimbangan tersendiri. Disisi lain bila ini terus bergulir, akan sangat menarik untuk melirik siapa kelak calon wagub yang mengambil sikap untuk maju dalam situasi seperti saat ini.

"Pasti proses pengusulan wagub ini relatif mengeluarkan cost politik yang tentunya tidak sedikit. Terlebih dalam situasi pandemi seperti saat ini, tentu setiap orang akan mengkalkulasi cost politik yang dikeluarkan.” Ujar pendiri Jaringan Survei Inisiatif (JSI) ini. 

Terakhir Aryos menyebutkan bahwa faktor utama pendukung kelancaran pengusulan Wagub Aceh kedepan adalah pada bangunan komunikasi yang dibangun parpol pengusung dan Nova Iriansyah sendiri yang notabene sebagai Gubernur Aceh definitif.
 
“Komunikasi yang kurang baik antar partai pengusung dapat menjadi hambatan dalam proses pengusulan wagub Aceh kedepan," ujar Aryos.

"Kuncinya adalah pada bangunan komunikasi dan penyelarasan kepentingan antara parpol pengusung dan Nova Iriansyah selalu gubernur sendiri. Disini juga akan ada pertimbangan kenyamanan Pak Nova dalam menentukan wakilnya juga," tambah Aryos.

Aryos juga menjelaskan ketentuan pengisian Wagub tersebut sesuai dengan ketentuan Pasal 54 ayat (3) UU Nomor 11 Tahun 2006 Tentang Pemerintahan Aceh. Pada Pasal itu disebutkan "Apabila terjadi kekosongan jabatan Wakil Gubernur/yang sisa masa jabatannya lebih dari 18 (delapan belas) bulan, Gubernur mengusulkan 2 (dua) orang calon Wakil Gubernur / untuk dipilih oleh Rapat Paripurna DPRA   berdasarkan usul partai politik atau gabungan partai politik, atau partai politik lokal atau gabungan partai politik lokal, atau gabungan partai politik dengan partai politik lokal yang pasangan calonnya terpilih dalam pemilihan Gubernur. 

Ketentuan serupa juga diatur dalam Pasal 174 ayat (2) dan Pasal 174 ayat (4) UU Pilkada di mana juga disebutkan "Apabila Gubernur berhenti atau diberhentikan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum tetap dicalonkan dari fraksi atau gabungan fraksi-fraksi atau gabungan fraksi yang mengusung Gubernur yang berhenti atau yang diberhentikan mengusulkan 2 (dua) orang Calon Gubernur kepada DPRD Provinsi untuk dipilih. 

Komentar

Loading...