Unduh Aplikasi

Pengakuan Keuchik Gle Putoh Yang Diduga Pungli Bantuan Rumah Layak Huni

Pengakuan Keuchik Gle Putoh Yang Diduga Pungli Bantuan Rumah Layak Huni
Bripka Samsuar saat mengambil keterangan dari keuchik Gampong Gle Putoh, Panga. Foto: AJNN/Suar.

ACEH JAYA - Keuchik Gampong Gle Putoh, Kecamatan Panga, Kabupaten Aceh Jaya mengaku jika uang yang dikutip dari calon penerima bantuan rumah layak huni juga diminta oleh salah satu kontraktor lokal untuk keperluan mempermudah kepengurusan bantuan rumah tersebut.

"Uang itu saya kutip atas permintaan si Heri, dia yang minta. Kata si Heri suruh mita uang dalam 1 unit 3 juta," kata Keuchik Gle Puteh, M.Dewi RS kepada awak media.

Dirinya mengaku juga sangat mengenali Heri, sehingga sangat yakin jika bantuan rumah untuk sejumlah warga akan terpenuhi walaupun harus dikutip uang terlebih dahulu dari calon penerima.

Baca:  Diduga Pungli Bantuan Rumah Layak Huni, Keuchik di Aceh Jaya Dipolisikan

"Jadi uang itu langsung saya kasih sama si Heri, saya kenal juga dia. Bisa dibilang dia kontraktor juga," terangnya.

Keuchik M.Dewi RS juga menjelaskan secara rinci awal mula pengurusan rumah bantuan dari Dinas Sosial Provinsi Aceh hingga akhirnya harus mengutip uang dari para calon penerima.

"Awalnya dia (Heri) bilang gini. Ini ada rumah pak Keuchik, rumah yang dobel namanya, tapi kena uang tiga juta," ucap Keuchik meniru ucapan Heri.

"Jadi pada waktu itu saya tidak punya uang, karena baru dilantik jadi Keuchik. Jadi setelah itu langsung saya kasih tau  warga desa, siapa yang mau rumah buat proposal tapi kena uang," sambungnya.

Lanjutnya, uang yang sudah dia kutip dari calon penerima rumah bantuan tersebut juga sudah diberikan kepada si Heri sebanyak Rp. 12 Juta.

"Uang itu sudah saya berikan sama si Heri, kan dia yang minta," ungkapnya.

Namun dirinya juga mengaku tetap mengusahakan rumah bantuan tersebut, serta uangnya akan dikembalikan semua kepada calon penerima rumah tersebut.

"Jadi gini, uang itu tetap akan saya kembalikan. Jadi dapat atau tidaknya rumah bantuan uang itu tetap saya kembalikan lagi kepada mereka," pungkasnya.

Komentar

Loading...