Unduh Aplikasi

GUGATAN PANWASLIH SINGKIL

Pengadilan Putuskan Tergugat dan Penggugat Tunduk pada Kesepakatan

Pengadilan Putuskan Tergugat dan Penggugat Tunduk pada Kesepakatan
Suasa Persidangan Pembacaan Putusan Gugatan Panwaslih. Foto: Edi Putra

ACEH SINGKIL - Gugatan Perdata Panwaslih Aceh Singkil terhadap Bupati setempat terkait anggaran pengawasan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 15 Februari 2017 lalu di Pengadilan Negeri (PN) Singkil berakhir.

Baca: Panwaslih Singkil Resmi Gugat Bupati ke Pengadilan

Dalam persidangan yang digelar, Rabu (11/10) di Pengadilan Negeri setempat, Majelis Hakim mengeluarkan amar putusan yang isinya menghukum penggugat dan tergugat untuk tunduk dan patuh pada kesepakatan yang telah dibuat serta membebankan biaya perkara yang timbul pada perkara kepada penggugat.

Amar putusan itu tertuang dalam surat putusan Nomor: 07/Pdt.G/2017/PN.Skl sebagaimana dibacakan majelis dalam persidangan.

"Sidang hari ini pembacaan putusan dengan melandaskan pada kesepakatan perdamaian yang telah disepakati dan ditandatangani antara panwaslih dan bupati, yang diwakili kuasa hukumnya pada hari selasa kemarin," kata Hasnan Manik, Kuasa Hukum Panwaslih, Rabu (11/10).

 Baca: Sengketa Anggaran Panwaslih Aceh Singkil Belum Dapat Titik Terang

Dalam Rilisnya, Hasnan mengatakan point kesepakatan yang dibuat antara Panwaslih dan Bupati Aceh Singkil sebagai pihak tergugat menyepakati penggugat mencabut gugatannya sementara bupati saat ini bersedia menandatangani addendum kedua Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) sebagai persyaratan pencairan anggaran Panwaslih sejumlah Rp 2 miliar rupiah.

"Dalam kesepakatan proses pencairan dilakukan setelah mendapatkan petunjuk dari lembaga yang berwenang dalam pemeriksaan keuangan," terang Hasnan.

Hasnan menambahkan, sidang pembacaan putusan tersebut dipimpin oleh Hakim Sayed Tarmizi, dengan Anggota Majelis Hakim Asraruddin Anwar dan Ali Adrian.

Putusan yang dibacakan merupakan penguatan Akta Perdamaian (Acta Vandading) yang telah dibuat oleh pihak.

"Dengan begitu pasca putusan dibacakan maka seketika berkekuatan hukum tetap dan tertutup upaya hukum lain dalam bentuk apapun dari penggugat dan tergugat apakah banding, kasasi dan peninjauan kembali," pungkas Hasnan.

Sebagaiaman diketahui, Panwaslih Aceh Singkil menggugat Bupati setempat yang kala itu dijabat oleh Safriadi ke pengadilan Negeri (PN) Singkil. Gugatan perdata dilayangkan Terkait Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) anggaran Panwaslih yang tidak ditandatangani bupati.

Komentar

Loading...