Unduh Aplikasi

Pengadaan Sapi Selama 2016 dan 2017 di UPTD IBI Saree 1.386 Ekor  

Pengadaan Sapi Selama 2016 dan 2017 di UPTD IBI Saree 1.386 Ekor  
Kondisi sapi di UPTD IBI Saree. Foto: AJNN/Rahmat Fajri

BANDA ACEH - Awal Juni 2020, masyarakat di Aceh disuguhi pemandangan yang mengusik keingintahuan  terkait kondisi  ratusan sapi pada UPTD Inseminasi Buatan Inkubator (IBI) Saree, Aceh Besar, secara kasat mata sapi-sapi tersebut terlihat kurus kering akibat kekurangan asupan makanan.

Kepala UPTD IBI Saree, Zulfadli, kepada AJNN menyebutkan jumlah sapi di peternakan yang Ia pimpin berjumlah 392 ekor dengan berbagai jenis, yakni ada sapi PO (peranakan ongole), Limousin, Simmental, Brahman, Bali dan juga ada sapi Aceh.

"Totalnya di data saya 392 ekor. PO pengadaan tahun 2016, Limousin, Simmental, Brahman dan Bali itu pengadaannya 2017, termasuk sapi Aceh juga. Terus kalau kerbau murah itu hibah dari Ditjen Peternakan lima ekor, satu betina empat jantan," tutur Zulfadli.

Sementara, saat wartawan berkunjung ke peternakan di Kecamatan Lembah Seulawah, Aceh Besar itu, ketika dikonfirmasi Zulfadli kembali merevisi jumlah sapi yang terdapat di UPTD IBI Saree tersebut. Ia menyebutkan, terdapat 480 ekor sapi dari berbagai jenis.

Baca: Anggaran Pakan Belasan Miliar, Sapi di Peternakan Saree Ditemukan Mati Kelaparan

Lebih lanjut, AJNN melakukan penelusuran terkait dengan pengadaan sapi di Dinas Peternakan Aceh tahun anggaran 2016 dan 2017. Untuk memperkecil cakupan wilayah, pengadaan sapi yang dimasukkan dalam kata kunci pencarian di laman LPSE dan SiRUP LKPP dibatasi hanya yang di lokasi Aceh Besar saja.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan, setidaknya terdapat 11 paket pekerjaan pengadaan sapi dengan total pagu sebesar Rp 22,4 miliar. Dari dokumen yang diperoleh baik pada laman LPSE Aceh yang didukung oleh yampilan dokumen pada laman SiRUP LKPP diperoleh total akumulasi pengadaan sapi berjumlah 1.386 ekor dari berbagai jenis.

Dokumen AJNN

Berikut ini merupakan pengadaan sapi yang pernah dilakukan Dinas Peternakan Aceh, untuk tahun anggaran 2016 dan 2017. Untuk lebih mempermudah memahami pengadaan sapi yang dilakukan, AJNN merangkumnya berdasarkan tahun pengerjaan tender.

Tahun 2016, Disnak Aceh melakukan pengadaan sapi Bali betina sebanyak 96 ekor dengan pagu Rp 1 miliar. Pekerjaan pengadaan ini dimenangkan CV Rahmat Mulia. Kemudian, pengadaan ternak sapi bakalan hasil IB sebanyak 29 ekor dengan pagu Rp 435 juta.

Baca: Kepala UPTD IBI Saree Akui Sapi di sana Tak Dikasih Konsentrat Sejak Maret

Lalu, pengadaan sapi simental jantal sebanyak 68 ekor dengan pagu Rp 1 miliar, pengadaan sapi ini dikerjakan oleh CV Cluster. Selanjutnya di tahun yang sama, Disnak Aceh juga melakukan pengadaan sapi indukan PO sebanyak 300 ekor dengan pagu Rp 4,5 miliar.

Kemudian, di tahun 2017, Disnak juga melakukan pengadaan sapi limousine sebanyak 50 ekor dengan pagu Rp 1,2 miliar. Lalu, pengadaan sapi simental sebanyak 50 ekor dengan pagu Rp 1,2 miliar dan dikerjakan oleh CV Auqi Satria Nusantara.

Selanjutnya, pengadaan sapi Bali sebanyak 225 ekor dengan pagu Rp 3,8 miliar dengan pemenang tender CV Menara Company. Pengadaan sapi Brahman Cross sebanyak 25 ekor dengan pagu Rp 625 juta.

Saat melakukan penelusuran di SiRUP LKPP, Disnak Aceh juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp 6 miliar untuk pengadaan sebanyak 400 ekor sapi. Lalu, pengadaan bibit sapi lokal sebanyak 18 ekor dengan pagu Rp 306 juta. Terakhir, pengadaan sapi jantan lokal sebanyak 125 ekor dengan pagu sebesar Rp 2,2 miliar.

Komentar

Loading...