Unduh Aplikasi

Penerima Bantuan Rehab Rekon Gempa Tumpang Tindih, Warga Datangi BPBD

Penerima Bantuan Rehab Rekon Gempa Tumpang Tindih, Warga Datangi BPBD
Warga Gampong Pasi Lancang, Kecamatan Kembang Tanjong datangi kantor BPBD

PIDIE - Penerima bantuan rehab rekon rumah korban gempa Pidie Jaya tahun 2016 silam di Gampong Pasi Lancang, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie diduga terjadi tumpang tindih, sehingga masyarakat mendantangi kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.

Kedatangan belasan masyarakat, pada Senin (20/4) untuk mempertanyakan proses verifikasi data penerima bantuan rehab rekon terhadap rumah yang rusak.

Yusriadi (42) perwakilan masyarakat kepada AJNN mengatakan, ada rumah yang sudah direhab pada tahap pertama tapi kembali mendapat jatah rehab tahap kedua.

"Korban yang mendapat bantuan rehab tahap pertama tapi dapat lagi tahap kedua dengan nama yang sama, kami menduga telah terjadi manipulasi data dari perangkat desa setempat," ujarnya.

Bahkan, ada dua unit rumah warga lanjut usia di daerahnya yang rusak akibat gempa namun sama sekali tidak masuk dalam verifikasi penerima bantuan.

"Kita datangi kantor BPBD untuk meminta agar persolaan ini diselesaikan," kata Yusriadi.

Menanggapi bantuan rehab rumah terjadi tumpang tindih sebagian yang keluhan warga, Kepala Bidang Rehab-Rekon BPBD Pidie, Fauzan menjelaskan, tahap pertama tahun 2018 sudah selesai dibangun berdasarkan data verifikasi yang diserahkan keuchik setempat.

Sedangkan tahap terakhir untuk dibangun 275 unit rumah di beberapa kecamatan, terdiri delapan unit rusak berat dan 167 rusak sedang. Untuk rusak berat dianggarkan Rp 85 juta per unit dan rusak ringan Rp 20 juta per unit.

"Tim BPBD kembali melakukan verifikasi tahap terakhir berdasarkan data yang diserahkan keuchik. Jadi yang dibantu hanya rusak sedang dan rusak berat, data itu kita terima dari keuchik setempat dan telah kita verifikasi,"ujarnya.

Terkait ada masyarakat korban gempa yang belum menerima bantuan rehab rumah, lanjut Fauzan, masyarakat dapat mengajukan permohonan untuk BPBD.

"Jika kalau ada celah maka kami akan upayakan untuk membantu, jadi kita minta mohon bersabar," katanya.

Komentar

Loading...