Unduh Aplikasi

Penemuan Harimau Mati di Hutan Aceh Selatan Diduga Kuat Diracun

Penemuan Harimau Mati di Hutan Aceh Selatan Diduga Kuat Diracun
Ilustrasi harimau sumatera. (Shutterstock)

BANDA ACEH - Harimau Sumatera berusia tiga tahun jenis kelamin perempuan yang mati dikawasan hutan, desa Kapai Seusak, Trumon Timur, Aceh Selatan diduga kuat di racun.

Kepala BKSDA Aceh, Agus Arianto menyebutkan dari hasil nekropsi atau otopsi yang dilakukan tim dokter hewan terhadap bangkai harimau tersebut ditemukan pendarahan di saluran pencernaan serta racun insektisida.

"Selain itu juga ditemukan pendarahan di lubang hidung, dan jaringan dibawah kulit mengalami memar, serta luka akibat kawat duri di bagian perut," kata Agus, Selasa (30/6).

Ia menyebutkan dari sampel yang diambil oleh tim dokter, racun tersebut ditemukan di bagian kulit kambing yang dimangsa oleh harimau itu.

Baca: Seekor Harimau Sumatera Ditemukan Mati di Kawasan Hutan Aceh Selatan

"Di kulit kambing yang di mangsanya dijumpai zat berwarna keunguan yang merupakan bahan racun pertanian," ucapnya.

Beberapa sample yang diambil oleh tim dokter hewan, kata Agus akan dibawa ke laboratorium PSSP Bogor dan Lab Patologi FKH Unsyiah serta Laboratorium Puslabfor Mabes Polri.

"Sample hispatologi berupa hati, jantung, limpa, usus, lambung, ginjal dan paru akan di bawa ke laboratorium PSSB Bogor dan FKH Unsyiah. Sedangkan sample toxicologi yang terdiri dari isi lambung, isi usus dan bagian kulit kambing yang dimakannya dibawa ke Puslabfor Polri," pungkasnya

Pihak BKSDA Aceh menghimbau kepada masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian harimau sumatera dengan cara tidak merusak hutan, serta tidak memasang jerat ataupun racun yang dapat menyebabkan kematian satwa liar dilindungi tersebut.

Komentar

Loading...