Unduh Aplikasi

Penderita Gangguan Jiwa Parang Sejumlah Mobil dan Meja Warkop di Lhokseumawe

Penderita Gangguan Jiwa Parang Sejumlah Mobil dan Meja Warkop di Lhokseumawe
Kondisi mobil setelah diparang oleh orang gangguan jiwa. Foto: AJNN/Sarina

LHOKSEUMAWE - Warga Kota Lhokseumawe hari ini digegerkan dengan aksi penderita gangguan jiwa berinisial B, warga Gampong Pusong Baru, Kecamatan Banda Sakti, daerah setempat.

Pasalnya, pria tersebut membawa sebilah parang dan memarangi sejumlah mobil yang melintas di sekitarnya, bahkan satu mobil Brio BL 1852 J milik Wartawan Compas.com, Masriadi Sambo juga mengalami kerusakan yang sangat parah. Selain itu meja kopi milik QBO coffe juga hancur.

Pantauan AJNN, mobil-mobil yang diparangi tersebut sasaran kaca depan, kaca belakang, dan kaca pintu. Bahkan, mobil milik korban Masriadi, depan belakang hancur, termasuk mengenai bodi mobil.

“Awalnya saya dan teman-teman sedang ngopi, tiba-tiba datang pelaku dengan membawa sebilah parang ke warung kopi tempat kami duduk,” kata Masriadi kepada AJNN.

Kemudian, karena panic dirinya dan teman-teman serta orang-orang yang duduk di warung kopi tersebut berupaya untuk menyelamatkan diri, dari serangan parang yang dibawa oleh pelaku.

“Bahkan sebagian ada yang meloncat pagar, untuk menghindari amukan pelaku,” ujarnya.

Lanjut Masriadi, setelah itu pelaku pergi bahkan memarangi sejumlah mobil yang sedang melintas di Jalan Pasee, Kota Lhokseumawe.

“Mobil saya yang sedang terparkir juga diparangi, bahkan rusak kaca depan dan kaca belakang,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Lhokseumawe, AKBP Eko Hartanto, melalui Kapolsek Iptu Irwansyah mengatakan, setelah mendapatkan informasi tersebut, anggotanya langsung bergerak untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Pelaku berhasil ditangkap di Jalan perdagangan setelah memarangi sejumlah mobil. Sementara yang membuat laporan karena rusak parah hanya dua mobil saja,” jelasnya.

Lanjutnya, pelaku berhasil ditangkap dan diamankan oleh abang kandungnya setelah dibujuk, dan kemudian diserahkan ke Polsek Banda Sakit. Saat ini pelaku sudah di Mapolsek diamankan sementara waktu.

“Antara keluarga pelaku, keuchik desa dan korban juga sudah melakukan mediasi untuk ganti rugi kerusakan itu. Sementara pelaku sendiri rencana akan dibawa ke Rumah Sakit Jiwa Banda Aceh,” imbuhnya.

Komentar

Loading...