Unduh Aplikasi

SIMULASI PENGAMANAN PILEG DAN PILPRES 2019

Pendemo di Lhokseumawe Terlibat Bentrok dengan TNI

Pendemo di Lhokseumawe Terlibat Bentrok dengan TNI
Simulasi Pengamanan Pilkada di Jalan Pasee, Kota Lhokseumawe, Sabtu (9/2). Foto: AJNN.Net/Sarina

LHOKSEUMAWE – Massa dari salah satu tim sukses pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden serta calon Legeslatif melakukan demo di Jalan Pasee, Kecamatan Banda Sakti, Kota Lhokseumawe. Aksi itu dilakukan karena tidak menerima kekalahan partai politik yang didukungnya.

Begitulah, skenario dari simulasi pengamanan Pilres dan Pileg 2019 yang dilakasanakan oleh tim gabungan dari Korem 011 Lilawangsa dan Kodim 0103 Aceh Utara, Sabtu (9/2).

Awalnya ratusan pendemo melakukan orasi di jalan Pasee tersebut. Kemudian, karena merasa kesal, pendemo membakar ban mobil di tengah badan jalan, lalu massa yang dibekali oleh kayu dan air tersebut juga melemparkannya ke arah petugas yang hendak mengamankan aksi tersebut.

Melihat para pendemo semakin memanas, aparat TNI berupaya menghentikan dan melerai ratusan massa tersebut. Akan tetapi massa masih terus memberontak dan melawan petugas, walaupun akhirnya massa berhasil dibubarkan.

Komandan Korem (Danrem) 011/Lilawangsa Kolonel Inf Purmanto melalui Kepala Staf Korem (Kasrem) 011/Lilawangsa Letkol Inf Sunardi Istanto mengatakan, dalam pengamanan Pilpres dan Pileg 2019 mendatang, pihaknya mengerahkan lebih kurang 1600 prajurit dari jajaran Korem 011 Lilawangsa.

“Lebih kurang 1600 prajurit kami kerahkan, dan simulasi ini kami lakukan sebagai salah satu upaya untuk kesiapan pengamanan Pilkada 2019 mendatang. Dan kami juga berharap, prajurit ini setelah melakukan berbagai macam latihan akan siap untuk menghadapi pemilu ke depan,” jelasnya.

Komentar

Loading...