Unduh Aplikasi

Pendamping Lokal Desa di Aceh Timur Diduga Jadi Korban Penganiayaan

Pendamping Lokal Desa di Aceh Timur Diduga Jadi Korban Penganiayaan
Kondisi motor korban yang dirusak. Foto: Ist

ACEH TIMUR - Habil, salah seorang Pendamping Lokal Desa (PLD) di Kecamatan Simpang Ulim, dilaporkan menjadi korban penganiayaan oleh oknum warga di salah satu gampong saat rapat pertanggungjawaban (LPJ) dana desa, kemarin, (2/1) malam.

Informasi dihimpun AJNN, insiden tersebut menimpa korban dipicu oknum warga yang tidak puas dengan LPJ Keuchik.

"Dia (Habil) mendapat kekerasan saat mendampingi rapat musyawarah LPJ dana desa di gampong. Korban sudah divisum dan sudah melaporkan hal tersebut ke polisi," kata salah seorang teman seprofesi korban kepada AJNN.

Kronologi penganiayaan tersebut berawal saat oknum pelaku yang tidak terima dengan LPJ keuchik gampong, lalu melampiaskan amarahnya kepada korban.

"Habil sempat ditunjang pelaku dan sepeda motornya dirusak. Ini sungguh kelewatan, padahal teman kami hanya melaksanakan tugas pendampingan," ungkapnya lagi.

Hingga berita ini diunggah, AJNN belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Timur terkait kasus penganiayaan yang menimpa tenaga pendamping tersebut.

Komentar

Loading...