Unduh Aplikasi

Pencairan Bantuan PIP di Agara Dinilai Mengganggu Proses Belajar Siswa

Pencairan Bantuan PIP di Agara Dinilai Mengganggu Proses Belajar Siswa
Foto: Ist

ACEH TENGGARA - Pencairan dana bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) bagi siswa Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Aceh Tenggara dinilai mengganggu peroses belajar mengajar siswa penerima bantuan tersebut.

Pantauan AJNN di lokasi Bank penyalur dana bantuan PIP,  siswa bersama orang tuanya mengantri di depan bank pada saat jam belajar berlangsung.

Diketahui berdasarkan data dari Dinas Pendidikan Agara jumlah penerima bantuan PIP tingkat SD sebanyak 5.134 siswa, dengan nominal bantuan sebesar Rp 750 ribu  dan sebanyak untuk tingkat SMP sebanya 11.632 siswa dengan nominal Rp 225 ribu sampai 450 ribu.

Sementara itu, salah satu wali murid yang enggan disebut namanya  kepada AJNN (14/1), menggaku kecewa dengan sistem pencairan PIP tersebut, karena harus mengantri terlalu lama dan terpaksa meliburkan sekolah anaknya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Tenggara, Bakri melalui kepala seksi (Kasi) Kurikulum SD M Ridho kepada AJNN di ruang kerjanya mengatakan, akan segera mengusulkan tahapan penyaluran kepada pihak Bank penyaluran dana bantuan PIP, sehingga tidak menggangu proses belajar murid penerima bantuan tersebut.

"Kita akan usulkan tahapan penyaluran dana bantuan PIP kepada pihak Bank penyaluran supaya tidak lagi mengganggu proses belajar murid yang menerima bantuan", katanya.

Ditempat yang sama kasi Peserta Didik Munawir, melalui staf Hasan Buhri kepada AJNN (14/1) mengatakan, pihaknya akan membuat surat edaran terkait tahapan penyaluran PIP itu, dimana dalam tahapan tersebut pihaknya akan  membuat penyaluran terjadwal berdasarkan Unit Pelaksanaan Teknis Daerah (UPTD) wilayah sekolah masing-masing dan menghindari pencairan pada saat proses jam belajar.

"Sesuai perintah kadis, kita akan buat edaran pencairan dana berdasarkan wilayah UPTD sekolah masing-masing, kemudian dalam edaran tersebut kita juga cantumkan bahwa tidak boleh melakukan pencairan dana pada saat proses jam belajar berlangsung." jelasnya.

RIKI

Komentar

Loading...