Unduh Aplikasi

Pencabul Bocah Bener Meriah Diringkus di Aceh Utara

Pencabul Bocah Bener Meriah Diringkus di Aceh Utara

BENER MERIAH - Satuan Personel Polres Bener Meriah membekuk AB (25), warga Kecamatan Bukit, Bener Meriah, Aceh. Dia ditangkap di Kecamatan Baktiya, Aceh Utara lantaran melakukan aksi pencabulan terhadap enam bocah di kecamatan tersebut.

Kapolres Bener Meriah AKBP Fahmi Irwan Ramli mengatakan setelah beberapa hari melakukan pengembangan terhadap kasus kekerasan seksual yang menimpa enam bocah di Kecamatan Bukit. Pihaknya berhasil menangkap predator seksual itu di kawasan Baktia, Aceh Utara.

“Setelah adanya laporan kekerasan seksual terhadap enam bocah itu. Kita langsung melacak keberadaan tersangka. Dia berhasil kita tangkap di Kecamatan Baktiya, Aceh Utara tadi malam,” kata Fahmi dihubungi wartawan, Kamis (31/8).

Fahmi menyebutkan tersangka AB itu masih berstatus mahasiswa. Sebelum ditangkap di Aceh Utara. Petugas yang sejak dapat laporan sudah mengantongi identitas pelaku langsung bergerak ke rumah untuk meminta pertanggung jawaban atas perbuatannya itu.

Namun, saat petugas mendatangi rumah pelaku dia sudah melarikan diri duluan. Tak tinggal, petugas yang mengendus pelaku berada di Takengon, Aceh Tengah langsung merapat ke lokasi persembunyiannya namun hasilnya juga nihil.

Setelah berbagai upaya pengembangan dilakukan, tim khusus yang dibentuk untuk mengejar predator seksual pada Rabu (31/8) sekitar pukul 20.30 WIb berhasil menangkap dan memboyongnya ke Mapolres Bener Meriah.

“Ini bentuk kesigapan personel dalam memberantas predator seksual di Bener Meriah. Kita sangat intens untuk memburu para pelaku yang bejat melakukan aksi pelecehan terhadap anak di bawah umur,” tambah Fahmi.

Hingga saat ini, sudah enam korban pelecahan seksual oleh AB sudah melapor ke Mapolres, dan tidak menutup kemungkinan nantinya bertambah.

Sebelumnya diberitakan, enam bocah di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, dicabuli tetangganya sendiri berinisial AB (25). Setelah melakukan aksi bejatnya itu, pria itu melarikan diri.

Komentar

Loading...