Unduh Aplikasi

Penasehat Menteri BPN Tinjau Desa ‎Online Agraria di Langsa

Penasehat Menteri BPN Tinjau Desa ‎Online Agraria di Langsa

LANGSA - Sebanyak tiga orang penasehat ahli Menteri Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Negara Republik Indonesia (BPN RI) meninjau Desa online Agraria di Desa Karang Anyar, Kecamatan Langsa Baro‎, Kota Langsa, Kamis (24/3) yang dibentuk oleh BPN Kota Langsa. 

‎Tiga penasehat ahli Menteri tersebut yakni, Tri Supriyanto, Ronny Kusuma Yudhistiro dan Sayuti Is.

Kepala BPN Kota Langsa Agustyarsyah, kepada AJNN menyebutkan, tujuan tiga orang penasehat ahli Menteri Agraria BPN RI meninjau desa agraria di Langsa guna melihat langsung wujudnya.

"‎Karena Desa Online Agraria yang kami bentuk sudah masuk kedalam 19 besar inovasi nasional, oleh karenanya tiga penasehat tersebut diutuskan oleh Menteri untuk meninjau langsung," terang Agustyarsyah.

Dikatakannya, selain tiga penasehat ahli Menteri agraria BPN RI, peninjauan tersebut juga ikut hadir lima Kepala BPN‎ Pusat dari Jakarta dan Kakanwil Aceh.

Menurut Agus, tujuan kedatangan lima Kepala BPN pusat tersebut untuk belajar bagaimana pengoperasian Desa Online Agraria yang kami buat di Langsa.

"Mereka ingin belajar, karena Desa Online Agraria ini perdana ada di Kota Langsa," sebut Agus.

‎Agus menjelaskan, Desa Agraria Online di Langsa terbentuk karena keluhan masyarakat, selama ini masyarakat sering mengeluh pelayanan di BPN lambat.

"Berdasarkan keluhan tersebut, maka kami coba menciptakan Desa Online Agraria bertujuan mempermudah dalam melayani masyarakat, karena di loket Desa Online Agraria tersedia layanan kios pertanahan, sms layanan otomatis pertanahan dan call center hallo," tambahnya.

Dengan tersedianya fasilitas tersebut, tambah Agus, masyarakat tidak perlu repot-repot datang ke kantor BPN, masyarakat cukup datang ke loket desa online agraria untuk mengurus surat agraria.

Kedepan, lanjut Agus, pihaknya juga akan menyediakan fasilitas agraria online di empat kecamatan lagi yang ada di Kota Langsa, karena masyarakat sudah meminta agar agraria online tidak hanya di Kecamatan Langsa Baro saja dibangun.

"Pada intinya kami sangat bangga dengan hasil ciptaan Desa Agraria Online di Kota Langsa, karena sudah masuk dikancah nasional," ujar Agus seraya menambahkan untuk proses percepatan prona, tahun ini BPN Langsa sudah memperoleh rangking satu untuk Aceh

Komentar

Loading...