Unduh Aplikasi

Penarikan Dana Otsus ke Provinsi Terkesan Dipaksakan

Penarikan Dana Otsus ke Provinsi Terkesan Dipaksakan
Ilustrasi. Foto: Net

BANDA ACEH – Lembaga Swadaya Masyarakat Solidaritas untuk Rakyat Daerah Terpencil (LSM SuRaDT) menilai upaya penarikan dana otonomi khusus kabupaten dan kota ke provinsi sebagai tidakan yang sangat dipaksakan dan tidak sesuai dengan tujuan pembangunan.

Pasalnya, Manajer Advokasi dan Humas SuRatDT, Deri Sudarma menilai selama ini pengelolaan otsus di provinsi serapannya lebih rendah dari pada kabupaten dan kota. Di sisi lain, katanya, kebutuhan kabupaten dan kota akan sulit disikronkan dengan provinsi.

"Jika otsus ditarik ke provinsi dipastikan daya serap akan melemah, dan ini semakin tidak baik untuk Aceh sendiri," kata Deri Sudarma kepada AJNN, Rabu (23/11).

Dikatakannya, hal tersebut dikhawatirkan akan menjadi awalnya marak proses ‘setor menyetor’. Kata Deri bukankah hal tersebut tindakan yang sangat tidak perlu dilakukan, dikarenakan dengan adanya sentralisasi dana otsus itu membuka ruang untuk menjadikan ketergantungan kabupaten dan kota ke provinsi.

“Dan juga ditakutkan jika provinsi tarik dana otsus dipastikan praktek lobi-lobi anggaran ke provinsi akan marak dilakukan. Kami mendesak rencana ini dibatalkan, agar stabilitas pembangunan dan pengelolaan otsus di Aceh tidak terganggu," ujar Deri.

Bahkan kata Deri, anggaran di Pemerintah Aceh sekarang tidak sanggup dikelola, dan mengasilkan sisa anggaran (silpa). Apalagi, katanya, jika semua ditarik provinsi maka ujung-ujungnya dana akan dikembalikan ke pusat karena tidak terserap.

 

Komentar

Loading...