Unduh Aplikasi

Penangkapan Mahasiswi di Turki, Pemerintah Aceh Diminta Turun Tangan

Penangkapan Mahasiswi di Turki, Pemerintah Aceh Diminta Turun Tangan
Foto: Okezone
BANDA ACEH - Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Turki Azwir Nazar, meminta Pemerintah Aceh untuk turun tangan terhadap penahanan mahasiswi asal Aceh yang ditahan oleh pihak keamanan Turki. Pasalnya salah satu mahasiswi yang ditahan merupakan warga Aceh berinisial YU.

"Karena YU warga Aceh, Pemerintah Aceh dapat menggunakan kedekatan baik historis maupun kultural Aceh-Turki sebagai bentuk lobi, negosiasi dan langkah langkah terbaik untuk membebaskan YU dan nasib mahasiswa Aceh yang ke Turki melalui beasiswa yayasan Pasiad," kata Azwir Nazar, Selasa (23/8).

Menurutnya walaupun soal hukum internasional yang domainnya kemenlu, tapi Pemerintah Aceh perlu mengambil tanggung jawab mencari solusi untuk generasi Aceh yang sedang menuntut ilmu di Turki.

"Termasuk mendesak Kemenlu bila prosesnya lambat.  Sementara yang paling penting sekarang adalah jaminan keamanan Pelajar Aceh disana yang harus dimintakan oleh pemerintah kepada otoritas Turki supaya bisa melanjutkan kuliah dan tak terputus tengah jalan. Harus ada jaminan bahwa mereka di Turki di bawah tanggung jawab Pemerintah Aceh," ungkapnya.

Selain itu, kata Azwir, apabila ada yang dicurigai terlibat dalam aktivitas politik Turki, otoritas di Turki dapat menyampaikannya pada Pemerintah Aceh. 

"Jangan langsung ditangkap. Untuk solusi biaya pendidikan karena Pasiad tak lagi menanggung, Pemerintah Aceh perlu memikirkan skema beasiswa baru bersama legislatif sehingga proses ini bisa berjalan cepat. Tapi untuk jangka pendek, pemerintah mesti membantu biaya sementara seperti sewa rumah atau living cost mahasiswa kami," jelasnya.

Komentar

Loading...