Unduh Aplikasi

Penangguhan Penahanan Keuchik Meunasah Rayek Dikabulkan

Penangguhan Penahanan Keuchik Meunasah Rayek Dikabulkan
Kabid Humas Polda Aceh mengelar jumpa pers terkait penangguhan penahanan tersangka Munirwan. Foto: AJNN.Net/Tommy

BANDA ACEH - Pihak Kepolisian Daerah Aceh telah mengabulkan penangguhan penahanan Munirwan, tersangka kasus bibit padi IF8 yang sebelumnya ditahan pihak penyidik Polda Aceh.

"Penangguhan penahanan terhadap Munirwan telah dikabulkan oleh pihak penyidik Ditreskrimsus Polda Aceh," kata Kabid Humas Polda Aceh, Kombes Pol Ery Apriyono didampingi Direskrimsus Kombes T.Saladin saat jumpa pers di Mapolda, Jumat (26/7).

Menurutnya penangguhan penahanan terhadap Direktur PT. Bumades Nisami Indonesia, yang juga Keuchik Meunasah Rayek, dikarenakan atas dasar kemanusiaan, apalagi yang bersangkutan sangat koorperatif saat pemeriksaan dan berkelakuan baik.

Baca: 200 KTP Diserahkan ke Polda Aceh untuk Penangguhan Penahanan Munirwan

"Ada kelakuan baik maka jadi pertimbangan penyidik untuk mengabulkan penangguhan penahanan yang bersangkutan juga harus wajib lapor dan proses hukum tetap berjalan," ujarnya.

Sebelumnya, sejumlah LSM dan masyarakat mendatangi Mapolda Aceh, mereka meminta agar Keuchik Munirwan bisa ditangguhkan penahanannya. 

Keuchik Munirwan ditangkap memperdagangkan bibit IF8 tanpa ijin produksi dan sertifikasi dan peredaran benih tanaman.

Komentar

Loading...