Unduh Aplikasi

Penahanan Bupati Ruslan Terkait Politik, Askhalani: Itu Pandangan Naif

Penahanan Bupati Ruslan Terkait Politik, Askhalani: Itu Pandangan Naif
Bupati Bener Meriah Ruslan Abdul Gani. Foto: Lintas Gayo
BANDA ACEH - Koordinator Gerakan Anti Korupsi (Gerak) Aceh, Askhalani bin Muhammad Amin, membantah sinyalemen miring yang tebarkan sejumlah pihak untuk menggiring opini di balik penahanan Ruslan Abdul Gani, Bupati Bener Meriah.

Menurut Askhalani, Ruslan ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi karena mencuri uang negara yang dialokasikan di Badan Pengusahaan Kawasan Sabang untuk membangun dermaga.

“Naif sekali jika ada orang yang percaya bahwa penangkapan ini terkait politik. Kasus ini telah dilaporkan sejak 2011. Dan KPK juga telah menetapkan sejumlah nama sebagai tersangka. Kebetulan saja, momentum penahanannya berdekatan dengan Pilkada 2017,” kata Askhalani kepada AJNN, Rabu (16/3).

Askhalani juga berpendapat, KPK menjerat seseorang berdasarkan bukti dan alat bukti. Penahanan ini, kata Askhalani, murni dilakukan karena kepentingan penyidikan. Penahanan berarti KPK memiliki bukti keterlibatan Ruslan yang cukup. Karena lembaga ini hanya memiliki waktu 20 hari untuk membawa kasus ini ke pengadilan.

“Mengapa harus sekarang ditahan, mungkin karena semua unsur telah terpenuhi. Jadi jangan menduga-duga atau bahkan menyebarkan isu tak sedap,” kata Askhalani.

Gerak melaporkan kasus ini dan menyerahkan sejumlah berkas hasil investigasi lembaga ini ke KPK. Askhalani juga hakkulyakin, dalam waktu dekat, akan ada nama lain ditetapkan sebagai tersangka.

Menurut dia, banyak pihak yang menikmati uang curian dari BPKS itu. “Tunggu saja tanggal mainnya,” kata Askhalani.

Komentar

Loading...