Unduh Aplikasi

PENA 98: Pemerintah Aceh Harus Lakukan Audit Keselamatan Perusahaan Angkutan

PENA 98: Pemerintah Aceh Harus Lakukan Audit Keselamatan Perusahaan Angkutan
Presidium Nasional PENA 98, Ari Maulana. Foto: Ist

BANDA ACEH - Presidium Nasional Perhimpunan Nasional Aktivis 98 (PENA 98) Ari Maulana prihatin dengan kecelakaan lalu lintas yang kerap dialami oleh bus Sempati Star.

“Terkait intensitas kecelakaan Bus Sempati Star, Pemerintah Aceh harus melakukan audit keselamatan perusahaan angkutan di Aceh, tidak hanya manajemen perusahaan Sempati Star, tapi seluruh perusahaan bus,” kata Ari Maulana, Senin (22/1).

Menurutnya audit ini dimaksudkan untuk mengetahui apakah perusahaan-perusahaan bus di Aceh telah menerapkan sistem manajemen keselamatan khusus untuk jasa angkutan umum, termasuk penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) yaitu instrumen yang memproteksi pekerja, perusahaan, lingkungan hidup, dan masyarakat sekitar dari bahaya akibat kecelakaan kerja.

Hal ini penting dilakukan mengingat sub sektor transportasi darat memiliki peranan yang sangat penting dalam masyarakat karena sangat dominan dan menyangkut masyarakat luas, yaitu penyelenggaraan kegiatan angkutan barang, penumpang dan jasa lainnya dari suatu daerah ke daerah lainnya.

Ia mengingatkan bahwa lemahnya penerapan manajemen keselamatan perusahaan angkutan dapat meningkatkan kecelakaan yang mengakibatkan kerugian yang sangat besar, baik materi maupun korban jiwa.

“Tingginya intensitas kecelakaan antara lain disebabkan oleh masih rendahnya penerapan aspek keselamatan dalam penyelenggaraan angkutan umum di jalan baik pada aspek teknis, sumber daya manusia maupun manajemen perusahaan,” jelasnya.

Untuk mengatasi permasalahan keselamatan tersebut, Pemerintah Aceh melalui dinas perhibungan harus melakukan berbagai upaya antara lain melalui penyusunan perencanaan, penerapan regulasi, pembinaan, dan pengawasan terhadap aspek keselamatan dalam penyelenggaraan angkutan umum.

Komentar

Loading...