Unduh Aplikasi

Pemuda yang Isolasi Diri ke Jalin Dipindahkan ke JSC

Pemuda yang Isolasi Diri ke Jalin Dipindahkan ke JSC
Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali saat menjemput dan mengevakuasi delapan pemuda dari Jalin ke Jantho Sport Center (JSC), Jantho, Aceh Besar, Senin (6/4). Foto: Ist

BANDA ACEH - Sebanyak delapan pemuda yang mengisolasi diri ke kebun di daerah Jalin, Jantho Kabupaten Aceh Besar dijemput pemerintah setempat.

Para pemuda ini dijemput langsung oleh Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali, Wakil Bupati Tgk H Husaini A Wahab, bersama unsur Muspika Kota Jantho, Senin sore (6/4).

Setelah dijemput dari kebun, warga Aceh Besar itu kemudian dipindahkan tempat isolasinya ke kompleks Jantho Sport City (JSC) Kota Jantho untuk menyelesaikan masa karantina selama tujuh hari tersisa.

Mereka ini dipindahkan ke JSC agar lebih mudah dipantau pihak Puskesmas Kota Jantho jika ada  yang bermasalah dengan kesehatan.

Bupati Aceh Besar, Mawardi Ali menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kerjasama dan pengertian kedelapan  pemuda yang baru kembali dari perantauan karena telah mematuhi seruan Forkopimda Aceh Besar untuk mengisolasi mandiri usai kembali dair daerah terjangkit selama 14 hari.

"Ruang yang di tempati kedelapan pemuda itu sudah disiapkan oleh Pemkab Aceh Besar dan Muspika Kota Jantho agar lebih mudah terpantau oleh tim kesehatan," kata Mawardi Ali.

Mawardi menyampaikan, selama di JSC, kebutuhan makan dan minum para pemuda tersebut menjadi tanggungjawab Pemkab Aceh Besar.

Baca: Delapan Warga Aceh Besar Pilih Isolasi Mandiri di Kebun

"Delapan pemuda tersebut akan menempati ruangan yang disediakan tempat tidur, fasilitas MCK dan air PDAM, dan dipantau oleh petugas piket dari kecamatan dan Puskesmas Kota Jantho," tutur Mawardi.

Sebelumnya diberitakan, sebanyak delapan warga Aceh Besar yang baru kembali dari Jakarta melakukan isolasi mandiri ke kebun di kawasan Jalin, Kota Jantho, Aceh Besar.

Kabag Humas dan Protokol Setdakab Aceh Besar, Muhajir membenarkan adanya delapan warga yang mengisolasi diri secara mandiri atas inisiatif mereka sendiri ke daerah Jalin. 

Muhajir mengatakan, para pemuda itu bekerja bersama di Jakarta, dan mereka baru kembali ke Aceh pada Senin, 30 Maret 2020, lalu langsung mengisolasi diri. 

"Iya benar, tapi mereka bukan diisolasi, tapi mengisolasi diri sendiri secara mandiri. Dan itu bukan di hutan, tapi di kebun mereka sendiri di daerah Jalin," kata Muhajir saat dikonfirmasi AJNN, Sabtu (4/4).

Karena mereka sudah lama bersama, dan dari pada isolasi sendiri-sendiri, akhirnya mereka sepakat untuk menginap di kebun selama 14 hari. 

Komentar

Loading...