Unduh Aplikasi

Pemuda ALA: Harusnya Malik Mahmud Menyampaikan Narasi Damai, Bukan Tendensius

Pemuda ALA: Harusnya Malik Mahmud Menyampaikan Narasi Damai, Bukan Tendensius
Ketua Gerakan Pemuda Aceh Leuser Antara (GP-ALA) Bener Meriah, Sadra Munawar. Foto: For AJNN

BENER MERIAH - Ketua Gerakan Pemuda Aceh Leuser Antara (GP-ALA) Bener Meriah, Sadra Munawar menyayangkan pernyataan Wali Nanggroe (WN) yang cenderung tendensius terkait pemekaran Aceh.

Sadra menilai Malik Mahmud tidak mengerti dia berbicara sebagai apa saat berkomentar tentang pemekaran di acara pelantikan pengurus DPW PA Aceh Tengah.

"Saya menilai Malik Mahmud Al-Haytar ini tidak mengerti dia berdiri sebagai apa saat berbicara kemarin, seharusnya dia sebagai tokoh adat di Aceh memberikan narasi damai bukan tendensius begini," ujar Sadra.

Ia mengatakan masyarakat wilayah tengah lebih cerdas berpikir, sebab tidak membuat acara tersebut ricuh.

"Alhamdulillah masyarakat kita wilayah tengah sudah lebih cerdas menanggapi narasi Malik Mahmud, artinya tidak mudah terpancing emosinya dan tidak membuat ricuh. Saya juga telah membaca-baca aturan yang berkaitan dengan pemekaran daerah, baik itu provinsi atau kabupaten/kota, perihal tersebut disahkan kok dalam Undang-undang," ungkap Sadra.

Baca: Aktivis Gayo Merdeka Sebut Wali Nanggroe Tidak Paham Hakikat Berdemokrasi

Menurutnya pemekaran berkaitan dengan soal pemerataan pembangunan, dan bukan bicara masalah mengerti sejarah atau tidak mengerti. 

"Ini soal pemerataan pembangunan, coba kita buka kembali data pembangunan untuk wilayah tengah di Provinsi Aceh dengan wilayah selain wilayah tengah, miris," ujar Sadra.

Untuk itu, ia meminta kepada Wali Nanggroe agar lebih sering menyampaikan nasehat-nasehat bijak kepada Pemerintah Aceh.

"Saya ingatkan sekali lagi WN harusnya paham bahwa kita ini bagian dari Indonesia, dihalalkan oleh UU untuk membentuk Daerah Otonomi Baru (DOB) atau Mekar," tegasnya.

HUT Pijay

Komentar

Loading...