Unduh Aplikasi

Pemotongan Dana Desa Untuk KPA, Aryos Nivada Minta BPK dan Inspektorat Turun Tangan

BANDA ACEH- Pengamat politik dan keamanan Aceh Aryos Nivada memintaBadan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Inspektorat turun tangan melakukan pengecekan terhadap pemotongan dana desa oleh Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe di Kecamatan Tanah Jambo Aye.

"Ombusman juga jangan tinggal diam karena ini masuk ranah mereka terkait dana publik yang di gunakan KPA, di lain pihak pimpinan KPA Pusat harus memberikan sanksi tegas kepada oknum KPA Sagoe Jambo Aye bila memang terbukti melakukan pemotongan itu, jika tidak perilaku ini semakin menurunkan kepercayaan dan menumbuhkan rasa tidak suka kepada KPA,"kata Aryos kepada AJNN, Kamis (8/10).

Kata dia Kalau perlu KPA mendukung langkah aparat penegak hukum dengan memberikan rekomendasi agar masalah tersebut segera diusut.

Aryos menambahkan, jika benar terjadi pemotongan dana desa dilakukan oknum KPA maka mereka yang melakukan tidak berpihak kepada kepentingan masyarakat banyak.

"Semakin menunjukan kepentingan pribadi dan Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe di Kecamatan Tanah Jambo Aye lebih penting daripada kepentingan masyarakat untuk menggunakan dana desa tersebut,"katanya.

Sebelumnya diberitakan para eks kombatan GAM yang tergabung dalam Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara diduga telah memangkas anggaran pembangunan desa di 47 desa di kecamatan itu.

Pemangkasan dikabarkan berkisar Rp 2 juta – Rp 3 juta per desa.

Kabar tersebut telah menjadi isu hangat sejak sepekan terakhir di kawasan tersebut. Kabarnya, beberapa Geuchik (Kepala Desa) tidak setuju dengan pemangkasan dana itu, namun mereka tak mampu melawan sehingga terpaksa memberikan sejumlah dana itu kepada KPA.

NAZAR AHADI

Komentar

Loading...