Unduh Aplikasi

Pemotongan Dana Desa Untuk Eks Kombatan GAM Dikecam

BANDA ACEH- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Aceh Human Foundation (AHF) kecam tindakan Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe di Kecamatan Tanah Jambo Aye KPA yang memotong dana desa

Direktur AHF, Abdul Hadi atau yang akrab disapa Adi Maros mengatakan dana desa diperuntukkan bagi masyarakat dalam membangun desanya jangan dipotong sesuka hati.

"Kami meminta penegak hukum untuk memproses perbuatan semena-mena para eks kombatan tesebut, selain itu kita juga minta petinggi KPA dalam hal ini Mualem untuk menindak kelakuan oknum yang merusak institusi besar KPA," katanya kepada AJNN.

Dikatakan Adi Maros, perangkat desa harus berani melaporkan pemotongan uang tersebut kepada penegak hukum, karena jika dibiarkan bisa-bisa perangkat desa  menanggung akibatnya yang dinilai menyalahgunakan dana desa.

Ia juga meminta KPA setempat untuk mengembalikan dana yang telah diambil dari 47 desa tersebut ke kepala desa masing-masing.

"Kita harus mengutamakan kepentingan rakyat Aceh, bukan  kepentingan kelompok untuk memperkaya diri,"katanya.

Sebelumnya diberitakan para eks kombatan GAM yang tergabung dalam Komite Peralihan Aceh (KPA) Sagoe di Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara diduga telah memangkas anggaran pembangunan desa di 47 desa di kecamatan itu.

Pemangkasan dikabarkan berkisar Rp 2 juta – Rp 3 juta per desa.

Kabar tersebut telah menjadi isu hangat sejak sepekan terakhir di kawasan tersebut. Kabarnya, beberapa Geuchik (Kepala Desa) tidak setuju dengan pemangkasan dana itu, namun mereka tak mampu melawan sehingga terpaksa memberikan sejumlah dana itu kepada KPA.

NAZAR AHADI

Komentar

Loading...