Unduh Aplikasi

Pemko Langsa Dituding Ingin Serobot Tanah PTPN 1

Pemko Langsa Dituding Ingin Serobot Tanah PTPN 1
ilustrasi. Foto: Net

LANGSA - Pemerintah Kota Langsa dituding ingin menyerobot tanah milik PT. Perkebunan Nusantara (PTPN 1) yang terletak di Gampong Paya Bujok Seulemak, Kecamatan Langsa Baro‎ untuk perluasan hutan kota.

Tudingan tersebut disampaikan Ketua LSM Perintis Kota Langsa Zulfadli, Selasa (3/10) menanggapi adanya upaya pihak kontraktor ‎yang menebang pohon sawit milik PTPN 1.

"Berdasarkan informasi yang kami kumpulkan, selain telah menebang beberapa pohon sawit milik PTPN 1, pihak rekanan juga telah memasukan alat berat untuk proses perluasan hutan kota," kata Zulfadli.

Padahal kata Zulfadli, lokasi yang coba diserobot untuk perluasan hutan kota tersebut belum ada izin dari pemilik saham.

Seharusnya kata Zulfadli, Pemko Langsa menunggu keluar izin dulu untuk pembebasan lahan dari PTPN baru mengizinkan pihak rekanan ‎mengerjakan proyek perluasan hutan kota itu.

"Karena setahu kami pemko Langsa sudah meminta kepada PTPN agar membeskan lahan ‎untuk keperluan perluasan hutan kota," katanya.

Humas PTPN 1 Langsa, Ernawati yang dihubungi AJNN membenarkan adanya pihak kontraktor yang berupaya mengerjakan proyek perluasan hutan kota sebelum keluar izin.

"Benar ada pihak yang mengerjakan perluasan hutan kota. Namun setelah diberitahu belum keluar izin maka pihak tersebut menghentikan pekerjaan," kata Ernawati.

Ernawati menjelaskan, Pemko Langsa memang sudah meminta kepada PTPN agar dibebaskan lahan sebanyak enam hektar. Namun permintaan tersebut belum keluar izin dari pemegang saham lahan PTPN 1 dalam hal ini Kementrian BUMN atau PTPN III.

"Pada intinya PTPN 1 bukan tidak mendukung pembebasan lahan untuk Pemko Langsa. PTPN 1 mendukung penuh untuk pembangunan ‎Kota Langsa, namun pemegang saham PTPN 1 adalah kementrian jadi keputusannya ada di kementrian," jelas Ernawati.

Komentar

Loading...