Unduh Aplikasi

Pemko Banda Aceh Tolak Pengembalian Status Agung Pada Masjid Oman

Pemko Banda Aceh Tolak Pengembalian Status Agung Pada Masjid Oman
Masjid Oman Al Makmur. Foto: www.almakmur.com

BANDA ACEH - Pemerintah Kota Banda Aceh menolak pengembalian status Agung pada masjid Al Makmur (masjid Oman) Lamprit Banda Aceh, seperti permintaan masyarakat Gampong Bandar Baru Kecamatan Kuta Alam beberapa bulan lalu.

Berdasarkan surat Wali Kota Banda Aceh nomor 450/0985 tertanggal 15 Agustus 2019 yang ditujukan kepada Keuchik Gampong Bandar Baru itu disampaikan bahwa pemerintah tidak dapat menerima pengembalian status masjid Agung Oman.

Baca: Kepengurusan Masjid Oman Tidak Lagi di Bawah Pemko Banda Aceh

Pertimbangan Pemko Banda Aceh menolak permintaan masyarakat Gampong Bandar Baru tersebut karena status Agung pada masjid Oman telah ditetapkan dengan Surat Keputusan (SK) Wali Kota Banda Aceh nomor 236 tertanggal 19 Juni 2014.

Kemudian, pembiayaan operasional masjid Oman tersebut juga menjadi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Kota (APBK) Banda Aceh.

Selain itu, adanya keputusan Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI, nomor DJ.II/802 tahun 2014 tentang standar pembinaan manajemen masjid.

Dimana tersebutkan dalam keputusan itu, masjid Agung terletak di Ibukota Pemerintahan Kabupaten/Kota dan menjadi pusat kegiatan sosial keagamaan pemerintahan atau masyarakat muslim.

Lalu, kepengurusan masjid Agung ditetapkan oleh Bupati/Wali Kota atau rekomendasi Kementerian Agama kabupaten/kota berdasarkan usulan KUA kecamatan dan lembaga masyarakat.

Dalam surat yang ditandatangani langsung oleh Aminullah Usman itu juga disampaikan, bila ada perselisihan pendapat tentang status masjid Agung Kota Banda Aceh, maka sebaiknya dilakukan penyelesaian musyawarah dan mufakat dengan melibatkan unsur tokoh masyarakat dan ulama di Banda Aceh.

Kabag Humas Setda Kota Banda Aceh, Taufik Alamsyah membenarkan bahwa surat tersebut memang sudah dikeluarkan oleh pemerintah kota.

"Iya benar," kata Taufik.

Surat ini juga ditembuskan kepada Ketua DPRK Banda Aceh, Ketua MPU Banda Aceh, Dandim 0101/BS, Kapolresta Banda Aceh, Kajari Banda Aceh, Camat Kuta Alam dan Ketua BKM Masjid Agung Al Makmur.

Surat Wali Kota Banda Aceh

Sebelumnya, masyarakat Gampong Bandar Baru (Lamprit) Kecamatan Kuta Alam Kota Banda Aceh mengembalikan status Agung pada masjid Al Makmur ke Pemerintah Kota Banda Aceh.

Artinya, warga meminta masjid itu tidak lagi berstatus sebagai Masjid Agung Al Makmur di bawah kepengurusan Pemerintah Kota Banda Aceh. Tetapi akan dikelola langsung oleh masyarakat Gampong Bandar Baru.

Sejalan dengan itu, masyarakat Bandar Baru juga akan mengubah nama masjid Al Makmur ini, dari sebelumnya bernama masjid Agung Al Makmur (saat dikelola Pemko Banda Aceh), menjadi masjid Oman Al Makmur.

Komentar

Loading...