Unduh Aplikasi

Pemkab Tolak Kapal Asing China Bersandar di Pelabuhan Calang

Pemkab Tolak Kapal Asing China Bersandar di Pelabuhan Calang
Kapal pengangkut Tiang Pancang dan CPO sedang bersandar di Pelabuhan Calang. Foto diambil, Selasa (17/12/2019). Foto: AJNN/Suar

ACEH JAYA - Kapal kargo asing dari China yang membawa tiang pancang milik PLTU Nagan Raya akan mendarat di Pelabuhan Calang, Aceh Jaya dalam waktu dekat ini.

Syahbandar Pelabuhan Calang, Aceh Jaya melalui Pejabat Pembuat Komitmen Pelabuhan Calang, Azwana Amru Harahap saat dikonfirmasi AJNN, Rabu (25/3) membenarkan jika dalam waktu dekat ini kapal kargo pengangkut tiang pancang dari China akan tiba di Pelabuhan Calang dalam waktu dekat ini.

"Ya kalau itu benar dek, rencana tiba menurut keagenan kapal tanggal 29 Maret," jawab Amru saat dikonfirmasi AJNN.

Pun demikian, lanjut Amru, sampai hari ini pihaknya belum terima surat penegasan dari pusat terkait surat edaran Bupati Aceh Jaya.

"Kami dilema, dari pusat sampai dengan saat ini belum ada pelarangan kedatangan kapal Cargo," pungkas Amru.

Lanjutnya, kalaulah surat dari pusat terlalu lama, maka dengan segala resiko kemungkinan dari hasil diskusi pihak Syahbandar Calang akan menunda penyandaran kalap kargo dari China tersebut.

"Kami ambil sikap tunda penyandaran supaya jangan sampai resah dan bertindak diluar aturan," jelas Amru.

Katanya, walaupun saat ini masih menunggu surat dari pusat yang akan di sampaikan ke Bupati Aceh Jaya, namun pihaknya akan tetap mengikuti keputusan bupati sebagai acuan kebijakan, dan kebijakan ini akan di jelaskan kepada pengguna jasa agar mereka dapat memahami situasi saat ini.

"Yang pastinya kami akan mendukung kebijakan Bupati Aceh Jaya dalam hal Covid- 19 ini," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Aceh Jaya, T. Irfan TB menegaskan kalau pihaknya tidak akan merekomendasikan kedatangan kapal asing untuk bersandar di Pelabuhan Calang.

"Untuk saat ini kami masih mengambil sikap bahwa tidak akan memberikan merekomendasi atau tidak mengizinkan kapal asing dari China untuk merapat di Pelabuhan Calang," tegas T. Irfan TB.

Sebelumnya, kata Irfan, pihaknya juga sudah mengeluarkan imbauan untuk menunda sementara waktu dan menginsruksikan agar seluruh awak kapal mengantongi surat bebas dari COVID-19 ketika hendak bersandar di Pelabuhan Calang, Aceh Jaya.

Namun saat ini pihaknya telah mengambil kesimpulan tidak merekomendasikan kapal asing untuk bersandar di Pelabuhan Calang, Aceh Jaya, apalagi jika kapal tersebut berasal dari China.

"Demi kebaikan bersama kami minta ditunda dulu sementara waktu kedatangan kapal asing di Aceh Jaya," pinta Irfan TB.

Selain itu, Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Jaya juga meminta pihak otoritas pelabuhan Calang untuk menunda kedatangan kapal asing ditengah maraknya wabah Covid-19.

"Kami mendapat keluhan dari masyarakat agar semua kapal asing ditunda masuk Aceh Jaya dulu untuk sementara waktu," kata Wakil Ketua I DPRK Aceh Jaya, Irwanto NP.

Menurutnya, penundaan tersebut sebagai bentuk langkah antisipasi terhadap penyebaran wabah Covid-19 di Aceh Jaya dan juga sesuai dengan edaran ataupun himbauan pemerintah.

"Jangan hanya masyarkat yang kami larang keluar masuk, tapi kapal asing malah bebas keluar masuk Aceh Jaya," pungkas Irwanto.

Iklan Pemutihan BPKB- Pemerintah Aceh

Komentar

Loading...