Unduh Aplikasi

Pemkab Pijay Tunda Tender Proyek Bersumber DOKA

Pemkab Pijay Tunda Tender Proyek Bersumber DOKA
Surat Plt Gubernur kepada bupati wali kota di Aceh perihal penundaan pelaksanaan proses tender DOKA. Foto: Dok AJNN

PIDIE JAYA - Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menunda tender proyek bersumber dari Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) yang telah ditayangkan di laman LPSE kabupaten setempat.

Penundaan lelang proyek yang bersumber dari DOKA tersebut sehubungan dengan surat Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dengan nomor surat 602.1/6075, perihal penundaan pelaksanaan proses tender DOKA.

"Tender proyek bersumber dari DOKA yang sudah ditayangkan ditunda. Yang belum ditayangkan, ditunda juga (tidak ditayangkan)" kata Asisten II Sekdakab Pidie Jaya, Jailani kepada AJNN via seluler, Kamis (16/4).

Baca: Plt Gubernur Surati Bupati Wali Kota Hentikan Tender DOKA

Disamping itu, tambah dia, terkait proyek yang bersumber DAK Fisik yang telah ditayangkan di laman LPSE Pidie Jaya, proyek tersebut tidak ditunda.

"Yang DAK Fisik itu kan pada RSUD, jadi tidak ditunda, sebab penundaan yang bersumber dari DAK ada pengecualian, yaitu pada Rumah Sakit dan Dinas Pendidikan," jelasnya.

Terpisah, Kepala ULP Pidie Jaya, Yusyak menyebutkan, dari sejumlah paket yang telah ditayangkan di laman LPSE Pidie Jaya, baru satu paket yang sudah ada pemenang, yaitu Pemeliharaan Alat Uji Kir (Uji Petik) pada satuan kerja Dinas Perhubungan setempat dengan pagu anggaran Rp 250 juta.

"Yang yang sudah ditayangkan bersumber dari DOKA belum ada pemenang. Yang sudah ada pemenang hanya paket Pemeliharaan Alat Uji Kir, saat ini masa sanggah," sebut Yusyak.

Dilihat AJNN dari laman LPSE, paket Pemeliharaan Alat Uji Kir itu dimenangkan oleh CV Atjeh Baroe dengan nilai terkoreksi Rp 247.868.500.

Sementara paket DOKA yang telah ditayangkan sebanyak 14 paket, dan satu paket DAK Fisik Pengadaan Instalasi Air Limbah (IPAL) RSUD Kabupaten Pidie Jaya, nilai pagu Rp 2.4 miliar.

Komentar

Loading...