Unduh Aplikasi

Pemkab Pijay akan Kembangkan Objek Wisata Sejarah dan Sungai di Meureudu

Pemkab Pijay akan Kembangkan Objek Wisata Sejarah dan Sungai di Meureudu
Objek wisata dan sejarah Kuta Batee. Foto: untuk AJNN.

PIDIE JAYA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pidie Jaya melalui Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (Disporapar) setempat, bakal membuka dan mengembangkan objek wisata yang penuh sejarah di Gampong Manyang, Kecamatan Meureudu.

Objek wisata yang dimaksud adalah aliran sungai Krueng Meureudu dan sejarah Kuta Batee di gampong tersebut. Di lokasi sungai yang masih asri nan indah dengan bebatuan yang tertata rapi secara alami itu, terdapat benteng dan tempat peristirahat yang dibangung oleh Sultan Iskandar Muda pada abad ke 15 atau pada tahun 1620 masehi.

"Lokasi ini, cukup potensial untuk dijadikan objek wisata di Pidie Jaya. Sebenarnya objek wisata ini sudah lama ada, cuma belum pernah terjamah dan dikembangkan. Alam dan masyarakatnya sangat mendukung," kata Kadisporapar Pidie Jaya Saifuddin usai meninjau langsung lokasi tersebut, Senin (23/2).

Dikatakan Saifuddin, dengan pengembangan objek wisata di Kuta Batee itu, masyarakat Aceh umumnya dan Pidie Jaya khususnya akan mengetahui betapa besar dan pentingnya peranan masyarakat Meureudu pada masa kerjaan Sultan Iskandar Muda. Sehingga, masyarakat mengenal peninggalan sejarah di daerah tersebut.

"Dengan lahirnya objek wisata ini akan mendongkrak ekonomi masyarakat. Dan tentunya yang lebih penting adalah pengembangan objek wisata ini demi menjaga nilai sejarah dan budaya agar tidak ditelan masa," tuturnya.

Disporapar Pidie Jaya, lanjut Saifuddin, tahun 2022 mendatang terlebih dalu akan menyusun Detail Enginering Desaing (DED) untuk pengembangan objek wisata tersebut. 

Sementara pelaksanaan direncakan akan dilakukan pada tahun 2023 dengan dukungan dana dari pemerintah propinsi dan pusat.

"Karena, dengan dibuka dan dikembangkan objek wisata ini, situs sejarah yang ada akan terlestarikan dan lingkungan di sekitar sungai tersebut akan terjaga ekosistemnya. Tahun 2022 nanti kita susun DED nya dulu, dan tahun 2023 pelaksanaannya kita rencanakan terealisasi," pungkas Saifuddin yakin.

Komentar

Loading...