Unduh Aplikasi

Pemkab Aceh Barat sampaikan seruan Menteri Dalam Negeri

Aceh barat - Sebagai bentuk apresiasi kepada petugas pemadam pemrintah kabupaten Aceh barat menyampaikan Seruan dari menteri dalam Negeri kepada seluruh anak bangsa depan agar bersama – sama mencegah kebakaran, baik rumah, hutan dan lahan gamut,Rabu (18/3).

Pada momentum peringatan hari kebakaran ke-96 menteri dalam Negeri menyampaikan beberapa pesan diantaranya yang dibacakan Bupati Aceh Barat H.T Alaidinsyah selaku inpektur upacara dihalaman kantor Setdakab .

Dalam rangka mengoptimalkan penyelenggaraan pelayanan dasar kepada masyarakat dari bahaya kebakaran, sesuai peraturan menteri dalam negeri nomor 69 tahun 2012, maka waktu tanggap 15 menit untuk wilayah pemukiman, 30 menit untuk wilayah lahan, dan 60 menit untuk wilayah hutan, dimana satuan petugas pemadam kebakaran harus sudah tiba dilokasi kejadian kebakaran setelah mendapat informasi dan/atau diketahui sendiri dengan tujuan pengurangan resiko kebakaran.

"Kita patut menghargai melihat tugas dan fungsi serta beban kerja tanggungjawab pemadam kebakaran, yang setiap hari siaga dalam 24 jam, dan tanpa mengenal hari libur, pantang menyerah dan pantang pulang sebelum api padam walaupun nyawa taruhannya demi penyelematan korban kebakaran dan bencana seperti banjir, tertimbun longsor, tsunami, meletus gunung api, gempa, terjebak dalam terowongan, sumur, maupun bencana lainnya,"katanya.

Pemerintah daerah diharapkan kedepan memperhatikan dengan sungguh-sungguh melakukan pencegahan, pengendalian dan pemadaman dini kebakaran pemukiman, hutan dan lahan gambut terutamanya melakukan tindakan pelarangan pembakaran hutan dan lahan, operasional inspeksi pengawasan terhadap kewajiban perusahaan memiliki sarana prasaranan pengendalian kebakaran.

Pentingnya peningkatan peran institusi pemadam kebakaran dan skpd yang membidangi lingkungan hidup dan kehutanan, satpol pp dan bpbd dalam melakukan operasional inspeksi peralatan sarana dan prasarana proteksi kebakaran secara periodik kepada pelaku usaha dan memberdayakan komunitas bariasan sukarelawan pemadam kebakaran yang disebut balakar terdepan melakukan pencegahan, pengedalian dan pemadaman dini kebakaran pemukiman, hutan dan lahan gambut
.
"Marilah kita tingkatkan semangat dan kinerja para pihak dalam pencegahan, pengendalian, dan pemadaman kebakaran, sadarilah bahwa kapasitas pemerintah daerah dalam menyelenggarakan urusan kebakaran sangatlah strategis dalam menjaga kualitas lingkungan hidup yang bermuara pada pemantapan perekonomian bangsa ini' tuturnya.

MUKLIS

Komentar

Loading...