Unduh Aplikasi

TINDAK LANJUTI SURAT KEMENKEU

Pemkab Aceh Barat Mulai Hitung Nilai Proyek Fisik DAK yang Dibatalkan

Pemkab Aceh Barat Mulai Hitung Nilai Proyek Fisik DAK yang Dibatalkan
Kepala UKPBJ Kabupaten Aceh Barat, Kurdi. Foto: For AJNN

ACEH BARAT - Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Aceh Barat mulai melakukan indentifikasi terkait pelelangan paket fisik, baik yang sudah dikerjakan maupun dalam proses lelang.

Hal itudilakukan menindak lanjuti surat Kementerian Keuangan bernomor S-247/MK.07/2020 yang dikeluarkan 27 Maret 2020 yang meminta kepada kepala daerah agar menghentikan proses pengadaan barang atau jasa yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik tahun anggaran 2020.

Kepala UKPBJ Kabupaten Aceh Barat, Kurdi, mengatakan sejulmah Satuan Perangkat Kerja Kabupaten (SKPK) sedang melakukan proses input data kedalam aplikasi Online Monitoring Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara (OMSPAN) sesuai dengan tindak lanjut surat Kemenkeu tersebut.

“Saat ini beberapa SKPK sedang melakukan proses input di aplikasi OMSPAN bagi yang sudah ada kontrak,” kata Kurdi kepada AJNN, Sabtu (28/3).

Ia mengungkapkan kalau Kabupaten Aceh Barat pada tahun anggaran 2020, untuk pagu DAK mencapai Rp 132,9 miliar. Dana tersebut, dimana Rp 70,9 miliar dialokasikan untuk kegiatan pendidikan dan kesehatan.

"Sedangkan untuk kegiatan sanitasi dan perumahan rakyat yang mekanismenya pelaksanaannya secara sakelola anggarannya berkisar Rp 9,9 miliar. Sedangkan untuk kegiatan tender melalui e-katalog, tender dan pengadaan lansung yang didalamnya termasuk penunjang kegiatan perencanaan dan pengawasan sebesar Rp 52 miliar," ungkapnya.

Baca: Sri Mulyani Minta Kepala Daerah Hentikan Pengadaan DAK Fisik

Disebutkannya, sejumlah paket tender yang sudah tayang di Lelang Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) akan dihentikan sesuai dengan mekanisme ketentuan yang berlaku dengan dasar dari surat Menkeu dan turunannya.

Menurutnya tata cara penghentian akan dikoordinasi dengan Penjabat Pembuat Komitmen, Pokok Kerja dan tim LPSE dengan mengacu pada ketentuan dan mekanisme yang ada

“Untuk input ini kami beri waktu selesai pada sore ini paling telat pukul 16.00 WIB. Semula berdasarkan surat ditutup jam 24.00 WIB kemarin,” ucapnya.

Namun, kurdi menjelaskan pihaknya belum dapat memastikan berapa nilai paket fisik DAK yang akan dibatalkan.

"Kami belum bisa pastikan berapa besar anggaran yang bisa dibatalkan, kami hitung dulu," ujarnya.

Komentar

Loading...