Unduh Aplikasi

Pemilik SPBU Sampoeinit: Kami Serba Salah

Pemilik SPBU Sampoeinit: Kami Serba Salah
Ilustrasi. Foto: Antara

ACEH UTARA - Pemilik Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Sampoeinit, Baktiya Barat, Aceh Utara, Taufik mengaku terkait kasus menjual BBM jenis Premium bersubsidi kepada pengecer pada tengah malam di SPBU miliknya yang sempat beredar di media sosial hannya karena salah faham.

"Kita berikan kepada masyarakat bermasalah, kita berikan kepada pengecer kios kecil yang berjualan di pinggir jalan juga salah," kata Taufik kepada AJNN, Rabu (26/6), sore.

Baca: SPBU Sampoeinit Tak Bakal Dapat Stok BBM Premium Selama Sebulan

Menurutnya masyarakat tidak paham betul, bila jumlah BBM Premium yang diperoleh pihaknya dari Pertamina koutanya sangatlah terbatas, sehingga semuanya tidak bisa terpenuhi. Hal tersebut juga dilakukan pihaknya untuk memenuhi tuntutan dan permintaan masyarakat di sini.

"Akhirnya serba salah. Jadi saya ambil kesimpulan untuk tidak lagi mengambil BBM jenis Premium dari Pertamina," ujarnya.

Taufik mengaku kejadian tersebut terjadi pekan lalu, dan malam itu beberapa orang masyarakat setempat mendatangi SPBU miliknya karena tidak mendapat BBM Premium.

"Ada beberapa jerigen milik konsumen yang rusak karena disepak dan diinjak. Biasalah, hanya keributan kecil adu mulut dengan beberapa petugas kerja kita di SPBU dan itu sudah selesai," sebutnya.

Selain itu dia mengaku tidak hanya di SPBU miliknya, SPBU teman dan mitra kerjanya kerap mendapatkan masalah bila mengambil BBM Premium subsidi dari Pertamina, karena stok pasokan sangat terbatas.

"Tidak ada, kita tidak menjual BBM subsidi tersebut di atas harga yang telah ditetapkan Pertamina," bantahnya.

Realisasi APBK AJay

Komentar

Loading...