Unduh Aplikasi

Pemilih Gangguan Jiwa di Aceh Capai 2.991 Orang

Pemilih Gangguan Jiwa di Aceh Capai 2.991 Orang
Ilustrasi. Foto: Antara

BANDA ACEH - Komisi Independen Pemilihan (KIP) telah menetapkan sebanyak 2.991 pemilih yang mengalami tuna grahita atau gangguan kejiwaan dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilu 2019.

Jumlah tersebut terbagi dari total DPT keseluruhan Aceh 3.523.774, terdiri dari 1.734.674 pemilih laki-laki dan 1.789.100 pemilih perempuan.

Ketua Divisi Teknis KIP Aceh Munawar Syah mengatakan jumlah tuna grahita tersebut berdasarkan data laporan dari kabupaten/kota, untuk memilih nantinya disesuaikan dengan aturan dalam petunjuk teknis pemungutan suara.

"Tuna grahita ini nanti bisa memilih sepanjang diatur dalam juknis pemungutan suara, juknis bagaimana mereka memilih," kata Munawar Syah kepada wartawan, Senin (14/1).

Munawar menyampaikan, pemilih gangguan jiwa itu bukan mereka yang berkeliaraan dijalanan kemudian didata, melainkan dari laporan keluarga masing-masing yang memiliki keterbatasan mental, setelah menerima informasi tersebut baru kemudian dimasukkan ke dalam DCT.

"Jangan dipikir ini orang gila yang di jalan kita data untuk kemudian memilih di TPS, bukan. Ini orang-orang yang dilapor oleh anggota keluarga memiliki disabiltas mental kemudian kita masukkan dalam DPT kita," ujarnya.

Untuk petunjuk teknisnya, kata Munawar, sudah ada kesepakatan menyangkut peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU) tentang pemungutan, sejauh ini sudah dilakukan persiapan draf dan hanya tinggal diberikan penomorannya saja.

"Insyallah dalam satu minggu ini sudah ada Peraturan KPU tentang pemungutan suara itu," ungkap Munawar.

Munawar juga menuturkan, sebenarnya sejak 2009 lalu penyelenggara sudah memiliki data disabiltas mental yang mungkin diberikan hak pilih, sepanjang adanya surat ketarangan atau pernyataan oleh dokter yang merawatnya bahwa yang bersangkutan sehat dan bisa memilih, serta mempunyai pendamping pemilih.

Berdasarkan data DPT Aceh, dari total 3.523.774 pemilih itu tak hanya terdapat tuna grahita saja, tetapi juga ada pemilih tuna daksa (memiliki gangguan gerak) sebanyak 3.212 orang, tuna rungu/wicara (tuli dan bisu) 1.965, tuna netra (gangguan penglihatan) 1.536 dan disabilitas lainnya mencapai 1.897.

Jika dijumlahkan maka pemilih yang berkebutuhan khusus di Aceh dalam DPT untuk Pemilu 2019 ini mencapai 11.601 orang.

Komentar

Loading...