Unduh Aplikasi

Pemerintah Pastikan 16 Nelayan yang Ditangkap di Myanmar Sehat

Pemerintah Pastikan 16 Nelayan yang Ditangkap di Myanmar Sehat
Ilustrasi. Foto: Okezone

BANDA ACEH - Pemerintah Aceh melalui Dinas Sosial memastikan bahwa 16 nelayan asal Aceh yang ditangkap polisi di Kawthaung, Provinsi Tanintharyi, Myanmar, Selasa (6/11) lalu, dalam keadaan baik-baik saja.

Kasi PSKBS Dinas Sosial Aceh Rohaya Hanum mengatakan sejauh ini mereka terus melakukan koordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Yangon Myanmar, dan informasi terakhir yang didapatkan semua nelayan dalam kondisi baik.

"Keterangannya dari KBRI, ABK dari Aceh yang ditangkap semua baik-baik saja," kata Rohaya Hanum dalam jumpa pers di aula Dinsos Aceh, Senin (12/11).

Rohaya menyampaikan, berdasarkan informasi terkahir yang diperoleh, para nelayan yang ditangkap tersebut tidak memiliki pasport, hal itu karena memang mereka bukan berniat menetap atau bekerja disana, tetapi karena mereka mengalami masalah kapal sehingga terdampar hingga ke Myanmar.

"Informasi terkahir,  nelayan bukan ingin bekerja kesana, jadi tidak bawa pasport," ujarnya.

Pemerintah Aceh, kata Rohaya, setiap satu jam sekali selalu menghubungi pihak KBRI menanyakan perkembangan para nelayan, dan mereka berjanji akan berusaha memulangkan secepatnya para nelayan tersebut, namun harus mengikuti peraturan yang berlaku di Myanmar.

"Intinya mereka akan dipulangkan, tapi sesuai dengan peraturan negera Myanmar. Dan jika tidak ada kesalahan apapun pasti akan dipulangkan," tuturnya.

Rohaya menegaskan, jika nantinya awak kapal tersebut tidak melakukan kesalahan, Pemerintah Myanmar pasti langsung mengizinkan mereka pulang.

"Semuanya dalam keadaan baik, dan sudah ditangani oleh KBRI di Myanmar untuk mencari jalan keluar," pungkasnya. 

iPustakaAceh

Komentar

Loading...