Unduh Aplikasi

Pemerintah Aceh Teken Kontrak 463 Paket dengan Anggaran Rp 682 Miliar

Pemerintah Aceh Teken Kontrak 463 Paket dengan Anggaran Rp 682 Miliar
Tanda tangan kontrak 463 paket proyek Pemerintah Aceh. Foto: Ist

BANDA ACEH - Kontrak Proyek APBA senilai Rp 682 miliar atau 463 paket dilakukan tanda tangan kontrak bersama di Anjong Mon Mata, Jumat (28/2). Pelaksanaan Tanda Tangan Kontrak Bersama ini lebih cepat 56 hari atau 1 bulan 26 hari dibandingkan Tahun Anggaran 2019 dengan jumlah paket 318 paket, Rp 645 miliar.

"Tahun ini lebih cepat dan lebih banyak," ujar asisten II setda Aceh yang juga Ketua P2K-APBA, Teuku Ahmad Dadek.

Pemerintah Aceh telah mengumumkan lelang pada tanggal 28 November 2019 sebanyak 1.735 paket dengan total dana Rp 2,4 triliun.

Sementara itu, Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh pihak terutama rekanan atas terselenggaranya kontrak bersama yang relatif cepat.

“Harapan kedepan kualitas kegiatannya dapat memenuhi standar mutu dan administrasinya cukup waktu,” ujar Nova.

Kemudian Nova juga menegaskan kontrak bersama ini juga sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas publik dalam sistem pengadaan barang dan jasa di Aceh. Ini adalah amanah rakyat untuk Saudara laksanakan dan memberikan yang terbaik kepada masyarakat. Ingat ini untuk masyarakat berilah yang maksimal terutama mutu konstruksi dan barang. Konsultan pengawas akan melakukan tugasnya untuk kualitas konstruksi tersebut.

“Tandatangan kontrak bersama tersebut terdiri dari e-katalog 277 paket dengan anggaran Rp Rp 219,3 miliar, lelang 187 paket, anggaran Rp 463 miliar," ungkapnya.

Plt.Gubernur Nova Iriansyah meminta rekanan selaku pelaksana agar melakukan pekerjaan dengan penuh amanah dan jujur yang mencerminkan nilai-nilai Syariat Islam dalam keseluruhan proses pelaksanaan proyek pembangunan Aceh.

Selain itu, juga mengingatkan agar para Kepala SKPA, KPA dan PPTK untuk segera melakukan penyelesaian semua administrasi yang dibutuhkan dan melakukan pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan proyek tersebut sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

"Saya mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mengawal semua operasional dilapangan," ujarnya.

Plt Gubernur juga mengingatkan kepala SKPA untuk segera menyelesaikan sisa paket yang belum ditender.

"Saya berharap akhir Maret ini semua paket lelang sudah terlaksana” ujar Nova.

Berikut paket yang ditandatangan kontrak, Rumah Layak Huni 254 paket, anggaran Rp 198,22 milyar (2.332 rumah), Gedung 12 paket/230 miliar, Sarpras Panti 10 Paket, Rp 6,57 miliar, Sarpras Pasar 10 paket, Rp 9,28 miliar, PMT Balita/Bumil 8 paket, Rp 6,95 miliar, Bantuan UEP 6 paket, Rp 3 miliar, Jalan Lingkungan, Jalan produksi, Jalan perkebunan 4 paket, Rp 3 miliar, Bibit dan Benih 4 paket, Rp 2 miliar, Asrama 4 paket, Rp 3,83 miliar, Kapal Fiber dan Perahu 2 paket, Rp 96,25 miliar, Sarana Ibadah 2 paket, Rp 5 miliar, Sarpras Peternakan 2 paket, Rp1,34 miliar, Sarpras Pendidikan 2 paket, Rp 1,64 miliar, Bantuan WKSBM 2 paket, Rp 0,99 miliar, Jaringan Irigasi 1 paket, Rp 3,19 miliar, Lampu Jalan 1 paket, Rp 0,50 miliar, Peralatan Bencana 1 paket, Rp0,81 miliar, Pupuk 1 paket, Rp0,98 miliar, Sarpras Air Bersih 4 paket, Rp 2,40 miliar, Sarpras Kantor 4 paket, Rp 2,78 miliar, Perlengkapan Kantor 18 paket, Rp 10,6 miliar, Jasa Lainnya 13 paket, Rp 44,61 miliar, barang lainnya 25 paket, Rp 20,11 milliar, Konsultan 72 paket, Rp 20,77 miliar.

Komentar

Loading...